Kades Talang Piase Diduga Sunat Dana BLT Sebanyak 37 KK dan Pemalsuan Tanda Tangan Anggota BPD

Spread the love

Metrosumsel.com, Muba,-Puluhan warga Talang Piase kecamatan Lawang Wetan Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumsel datangi kantor dinas PMD Kabupaten Muba ( 29/05/20), perwakilan warga ini di terima Kepala dinas PMD Richard Chahyadi AP.MSi, di wakili Kabid Kelembagaan masyarakat desa Ali Bana di ruang rapat dinas PMD Muba.

Sebanyak 5 perwakilan warga Talang Piase saat di ruang rapat dinas PMD mempertayakan berapa jumlah KK penerimah Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa tahun 2020 di desa meraka.

Sebelumnya warga ini terkejut setelah kedatangan Sekda Muba Drs Apriadi dan Kadis PMD Rhicard Chahyadi pada kamis ( 28/05/20) saat penyerahan simbolis BLT oleh Sekda Muba, di saat penyampaian Sekda Jumlah penerimah BLT, DD warga terkejut yang menyebutkan penerimah sebanyak 144 KK, sedangkan yang di bagikan kepada warga di perkirakan 107 KK, makanya perwakilan warga ini mempertanyakan datang langsung ke kantor dinas PMD.

Menurut salah satu warga saat diruang rapat menjelaskan, untuk jumlah penerimah BLT DD tahun 2020 sebanyak 144 KK, maka warga mempertanyakan kepada kades Talang Piase data yang sebenarnya, namun kades tidak mau memberikan keterangan dan kades tidak trasparan. Karna di tanya langsung kepada kades maka warga yang mempertanyakan itu oleh kades keesokan harinya diberikan BLT DD sebesar Rp 1.200.000, untuk tahap satu dan tahap dua sebanyak 12 orang.

Yang lebih mirisnya lagi kades di duga memalsukan tanda tangan anggota BPD, di mana salah satu anggota BPD mengaku tidak pernah di ajak rapat, saat dilihatkan hasil laporan  rapat musyawarah desa khusus tentang rapat penerimah BLT, ternyata namanya ikut hadir di absen dan di tanda tangani. Saat di tanya awak media anggota BPD ini mengatakan tidak pernah di ikut sertakan dalam rapat dan tanda tangan itu saya tidak menanda tangani,” ungkapnya.

Dalam permasalahan BLT DD Talang Piase kepala dinas PMD mengatakan, Kami akan segera menurunkan tim untuk menanggapi pengaduan masyarakat tersebut dengan langsung terjun kelapangan dan akan bertemu langsung dengan penerima manfaat BLT DD Tahun 2020 yg sudah di Sk kan berdasarkan hasil musyawarah khusus desa apakah benar jumlah penerimanya 144 KK atau 107 KK sesuai pengaduan masyarakat tersebut jika ternyata terdapat menyimpangan maka kita akan memproses sesuai ketentuan yg ada sehingga hal ini tidak terulang kembali didesa desa lain,” ungkap Rhicard.(Reza)


Spread the love

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here