.
.

metrosumsel.com

.

Kritik Pedas Aktivis Terkait Rehab Pagar Dan Pintu Gerbang DPRD Muba


Spread the love

Metrosumsel.com,Muba

Rehab Sedang pagar dan pintu Gerbang di lingkungan Seketariat DPRD Muba Dengan Nilai Anggaran Sebesar RP 756.495.900,-00 (Tujuh Ratus Lima Puluh Enam Juta Empat Ratus Sembilan Puluh Lima Ribu Sembilan Ratus Rupiah) APBD Tahun anggaran 2019 tidak tepat sasaran patut diduga program akal akalan guna mengeruk keuntungan.

Jika dilihat dari peruntukannya rehab pagar dan pintu gerbang tersebut sangatlah tidak penting, karena kondisi pagar dan gerbang gedung DPRD itu masih bagus kondisinya dan layak untuk digunakan, sehingga proyek tersebut dinilai beberapa kalangan kurang tepat sasaran, atau nihil azaz manfaat bagi warga masyarakat.

Kondisi inilah yang memicu kritik dan komentar dari berbagai kalangan aktivis dan masyarakat pemerhati isu isu yang berkembang ditengah kota sekayu,banyak melontarkan komentar komentar pedas meskipun ada juga yang memberikan tanggapan positif.

Amrullah sebagai aktivis Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) Kabupaten Musi Banyuasin mengatakan,”seharusnya dalam perencanaan pembangunan pemerintah lebih harus jelih memilih program kegiatan mana yang mesti didahulukan dan jelas azaz manfaatnya bagi kepentingan orang banyak jangan sekedar asal saja,ini sama saja dengan menghambur hamburkan uang rakyat, apa lagi ditengah2 tingkat kemiskinan kabupaten muba yg masih tinggi seharusnya DPRD kabupaten lebih mengedapankan bagaimana upayah percepatan menurunkan angka kemiskinan muba ini teratasi apa lagi permasalahan kemiskinan ini salah satu titik fokus pemerintah, hayolah jangan terlalu egois sebagai wakil rakyat anda anda yg duduk dipilih rakyat itu diberi kepercayaan dan amanah untuk menjadi penyalur aspirasi rakyat bukan sebagai penyalur hawa nafsu untuk menghabiskan uang rakyat, sunggu saya Sangan menyayangi atas pemikiran wakil rakyat ini yg lebih mengutamakan Rehab pagar dan halaman yang menurut hemat saya kondisinya masih sangat baik, saya sebagai pemuda dan putra muba kecewa dengan kebijakan ini.

Menurutnya Perehaban pagar dan pintu gerbang masuk dilingkungan Seketariat DPRD Muba dinilai sangat tidak tepat,karena pembangunan tidak sepenuhnya berdampak positif untuk kepentingan masyarakat sehingga dapat mengundang pro dan kontra dikalangan masyarakat itu sendiri. tidakkah pemerintah memikirkan benar perihal studi kelayakan yang melibatkan seluruh aspek.apakah perehaban pintu gerbang ini hasil dari studi banding para dewan selama ini, jangan sampai kepercayaan publik terhadap kinerja DPRD semakin menurun. sunggu ini sangat lah berlawanan dengan fungsi kedudukan sebagai Dewan Perwakilan Rakyat jika hanya untuk berhura2 dengan yang tidak berdampak kepada kesejahteraan rakyat muba dan ini fakta coba kita lihat ada berapa jumlah rumah di kabupaten muba ini yg tak layak huni, anak anak putus sekolah, layanan kesehatan yg masih blm maksimal dan permasalahan sosial lainnya keadaan ini sunggu berbanding terbalik dengan gedung DPRD mega , bagus, keren, untuk apa itu semua jika rakyat tidak sejahtera.

Harapan saya kedepan DPRD yg sudah terpilih dan di lantik nanti harus jadikan ini sebuah pelajaran penting dalam menjalankan peran dan fungsi mereka sebagai wakil rakyat.(Met)


Spread the love

Reviews

  • Total Score 0%
User rating: 0.00% ( 0
votes )



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *