MURATARA – H. Syarif Hidayat mantan Bupati Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) Periode 2015-2020.
Dipenghujung jabatannya meninggalkan keuangan dengan kondisi tidak baik pada Kabupaten berselang serundingan.
Yang mana Hutang Pada pihak ketiga sebanyak 192 Miliar. Kemudian hutang sebanyak itu dibebankan pada kepemimpinan HDSTULLAH Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Muratara Tahun 2021 /2025, Jumat (05/03/2021)
” Saat ini saya bersama Ustad Inayatullah, ditinggalkan banyak sekali permasalahan anggaran, salah satunya adalah,seperti ditinggalkan 192 M dalam bentuk hutang. Dan juga keuangan yang sangat minus, dimana ditahun-tahun sebelumnya 1,1 triliun. Tapi tahun ini tinggal 787 M,”Kata Hds.
Lanjut Devi, selayaknya hutang tersebut tidak akan terjadi apabila patuh pada perintah nasional dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 tahun 2020 tentang Refocusing Kegiatan, Realokasi Anggaran serta Pengadaan Barang dan Jasa dalam Rangka Percepatan Penanganan Pandemi Covid-19.
Selayaknya ada penundaan agar tidak terjadi hutang. seperti menunda perjalanan dinas, biaya rapat, honorarium, belanja non operasional, belanja barang lain, ditunda dulu, dan untuk dikerjakan multi year, kegiatan proyek yang sudah dikontrakkan dinegoisasikan lagi kepada pihak ketiganya untuk bisa ditunda pengerjaannya.
” Duit ini merupakan suatu kekeliruan pada saat tahun sebelumnya, dimana utang sebanyak 192 M, seharusnya utang tersebut tidak terjadi, karena tahun sebelumnya juga pemerintah pusat menyuruh setiap Kabupaten mereposisi dan merefokusing, tapi kepala Daerah kabupaten di Muratara tidak melakukan itu makanya timbullah hutang,”Cetus Devi
Sambung Devi. Dengan kondisi keuangan Daerah yang lemah, hal ini tentu menjadi beban berat bagi kepemimpinan kami kedepanya, Sedangkan program masih menumpuk untuk diselesaikan agar kemakmuran masyarakat Muratara dapat terwujud.
Dari berbagai kekurangan itu serta keterbatasan karena ulah kebijakan ditahun sebelumnya, Insyallah HDSTULLAH pantang surut untuk kerja cepat dalam membangun dan menyelesaikan berbagai program-program pro rakyat supaya dapat di Implementasikan.
“Kami bersama Ustad Inayahtullah sudah satu minggu bekerja sebagai Bupati dan Wakil Bupati. Saat ini kami sedang mereposisi dan merefosing terhadap semua kegiatan atau anggaran yang ada, terhadap semua anggaran pembangunan dan penanganan kesehatan masyarakat dan penanganan covid di kabupaten Musi Rawas Utara, serta akan fokus kepada jalan, air bersih dan ekonomi kerakyatan,” tegas HDS yang juga kader Banteng ini.Tutup HDS.(Ar)

























