PALEMBANG, Metrosumsel.com – Kegiatan akhir sebelum libur lebaran bagi seluruh santriwan dan santriwati, pondok pesantren Sultan Mahmud Badarudin (SMB) palembang menggelar acara khataman al-qur’an dan doa bersama di masjid PP SMB Palembang ini sekaligus juga mengajak para santri, dewan guru dan tokoh masyrakat stempat untuk melaksanakan buka bersama.
Pengasuh Pondok Pesantren Sultan Mahmud Badaruddin Palembang Soni Suharsono mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan saat ini sebenarnya adalah rutinitas keseharian para santri dalam mengisi waktu-waktu kosong sebelum masuk waktu berbuka puasa. Selain khataman al-quran dan doa bersama, acara juga di isi dengan penampilan hadroh dari para santriwan.
“Untuk hari ini sengaja kita sedikit berbeda, hari ini kita adakan hadroh dan juga buka bersama dengan para santri, guru-guru serta tokoh masyarakat setempat sebagai wujud kegembiraan hataman para santri sekaligus sebagai penutup kegiatan pesantren karena besok para santri sudah libur lebaran dan pulang kampung insyaallah selama tiga minggu,” kata ust Soni, Sabtu (23/04).
“Alhamdulillah, semangat para santri luar biasa, minggu ketiga Ramadhan kali ini, sudah empat kali menyelesaikan khatam Al-Quran. Sebagai tugas yang diberikan pesantren kepada para santri selama liburan. Para santri diwajibkan untuk memberikan kultum/tausiah di masjid kampung halaman mereka masing-masing, yang nanti tugas tersebut akan di nilai dan menjadi acuan para santri dalam menentukan Tuntas atau tidaknya dalam menjalankan tugas belajarnya,” unkap Ustadz Soni juga Sekretaris Forum Pondok Pesantren Sumatera Selatan ini.
Sementara itu Vita fauziah salah satu santriwati Ponpes SMB Palembang menyampaiakn bahwa dirinya merasa senang terkait libur lebaran tahun ini setelah dua tahun akibat pandemic tidak dapat pulang ke kampung halaman.
“Alhamdulillah senang sekali bisa pulang kampung setelah dua tahun kebelakang adanya larangan dari pemerintah untuk tidak melakukan mudik atau pulang kampung karena pandemic covid-19. Besok saya mudik ke sekayu kak, akhirnya bisa pulang kampung lagi. Setelah pendemi yang melanda selama ini”. tutur Fauzia.
“Kami juga mendapat tugas untuk mengamalkan ilmu pengetahun yang kami peroleh selama belajar di Pondok Pesantren kepada masyarakat. Sehingga ilmu yang kami peroleh belajar disini dapat bermanfaat juga untuk masyarakat lingkungan sekitar tempat tinggal kami,” ungkap Fauzia.
Laporan : Moh. Maulana
































