MUARAENIM. Metrosumsel.com — Masa pandemi covid 19 yang lagi marak, Manggala Agni Balai Pengendalian Perubahan Iklim (PPI) sumatera Selatan tetap gencar melakukan patroli pencegahan karhutla dilingkungan masyarakat. Salah satunya dilakukan di Desa Sebau Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim. Rabu (30/12/2020).
Kegiatan Patroli Pencegahan Karhutla ini, langsung dipimpin oleh Kepala Balai PPI sumatera Selatan Ferdian Krisnanto yang diwakili oleh Fauzan Azhari selaku kehumasan Balai PPI wilayah Sumatera Selatan.

Kepala Balai PPI wilayah Sumatera Selatan Ferdian Krisnanto melalui Kehumassan Balai PPI wilayah Sumatera Selatan Fauzan Azhari mengatakan kegiatan yang dilakukan oleh Balai PPI KLHK dalam upayah pencegahan dan penanganan karhutla di lingkungan masyrakarat.
“Dimana uraian kegiatan tersebut diantaranya melakukan koordinasi kepada pihak pemerintah Desa jelajah patroli, sosialisasi kepada masyarakat yang di jumpai, memantau areal lahan rawan karhutla dan menginventarisasi sumber air serta mematuhi protocol kesehatan terakit covid 19,” kata fauzan di pondok kerja Daops Sumatera XVI/lahat.
“Masa pandemi saat ini kegiatan patroli pencegahan karhutla yang dilakukan tim Manggala Agni sangat berpengaruh sekali, namun dengan semangat dan tekat yang ikhlas dalam menciptakan langit biru bebas asap, Manggala Agni Balai PPI Sumatera Selatan tetap gencar dalam melaksanakan kegiatan tersebut,” ungkap Fauzan.
Fauzan menambahkan, “Selain menjalankan Patroli pencegahan Karhutla, Manggala Agni juga berperan aktif dalam mensosialisasikan bahaya covid 19 kepada masyarakat, menghimbau kembali kepada masyarakat yang dijumpai agar memperhatikan kesehatan, dan tetap mematuhi protokol kesehatan dari pemerintah serta membagikan masker kepada warga,” tambah Fauzan.
Sementara itu, Kepala Desa Sebau, Supriyadi menjalaskan letak geografis Desa yang memiliki kawasan rawan karhutla, sehingga sosialisasi yang dilakukan tim Manggala Agni sangat bermanfaat bagi masyarakat.
“Desa Sebau memiliki karakterstik wilayah dengan areal lahan gambut dan tofografi datar, dengan adanya pelaksanaan patroli pencegahan karhutla yang dilakukan oleh manggala agni sangat berdampak positif bagi warga desa, masyarakat sudah memahami bahwa bahaya kebakaran sangat berdampak sekali bagi kehidupan manusia kedepannya sehingga lebih untuk memperhatikan kembali lingkungan Yang ada di sekitar mereka,” kata Supriyadi.
Hasil pantauan lapangan salah satu kegiatan Manggala Agni dalam melaksanakan patroli tanpa mengenal rasa lelah, terus berdiri dibawah sang surya yang dapat membakar disetiap saat dengan terik panasnya begitu dahsyat serta debu – debu selalu menjadi teman bagi mereka untuk selalu mensosialisasikan tentang bhaya karhutla bagi lingkungan masyarakat.
Rilis — Jahnson Saputra Daops Lahat
































