Metrosumsel.com, Muratara, –Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi (Disnakertrans) bersama Dinas Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) mengadakan rapat penyuluhan sertifikasi tanah untuk Kecamatan Nibung Dan Kecamatan Rawas ilir, dalam rangka memberikan arahan pada masyarakat tentang pentingnya miliki Sertifikat Tanah.
bertempat diruang Rapat rapat Disnakertrans dihadiri lansung Kadis Disnakertrans Drs.Abdul Rahman, Plt Camat Nibung, Damudin , Kepala Desa Tebing Tinggi, Kepala Desa Jadi Mulya, Kepala Desa Air Bening, Kepala Desa Pauh 1, Kepala Desa Sumber Sari, dan perwakilan BPN Muratara.selasa 22/6/2021.
Sigit Nur Cahyo”kepala seksi BPN Muratara Mengatakan, hari ini rapat pertemuan dengan 2 Kecamatan dan lima Desa, katanya.
dihadiri oleh 2 camat yaitu dari kecamatan Rawas Ilir dan Nibung dan 5 kepala Desa, dalam rangka menindaklanjuti tentang penyuluhan pertanahan serta akan mengecek ke lapangan nanti di 5 titik atau 5 Desa tersebut, dan yang dipanggil oleh kantor Disnakertrans hari ini.
Selanjutnya, ketika penentuan pemanggilan pada 5 Desa itupun bukan dari kami BPN Kabupaten Muratara ,itu memang murni dari BPN Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), dan kami disini hanya sebagai penyuluhan dan memeriksa ke lapangan untuk meletakan Titik Kordinat saja, Isa Allah kami targetkan pada tahun 2025 Muratara sudah memiliki sertifikat tanah “Kata Sigit saat di kimformasi media metrosumsel.
Ditempat yang sama Juherman Kades Pauh 1, Kecamatan Rawas Ilir mengatakan adanya program serta trobosan baru oleh BPN Provinsi Sumsel ,Selaku pemerintah Desa sangat-sangat meng-Support langkah untuk mengecek langsung serta memberikan arahan atau penyuluhan tentang sertifikat tanah ini ke Desa kami nantinya, katanya.
Lanjutnya lagi, saya berharap kepada masyarakat khususnya Desa Pauh 1 yang belum memilki sertifikat Tanah sama sekali, Supaya memberikan ruang dan dukungan sepenuhnya demi wujudkan kemajuan Desa Pauh 1 lebih baik lagi, agar tanah-tanah warga khusunya di desa Pauh 1 memiliki sertifikat tanah tentang semuannya,”Tutup Juherman. (Indra)
























