
BANYUASIN, Metrosumsel.com — Menopang suksesnya program kerja dan visi-misi Banyuasin Bangkit Adil dan Sejahtera, Era pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin, Askolani – Slamet Somosentono, nampaknya melakukan upaya pengoptimalan pemanfaatan sarana dan prasana yang telah ada.
Rabu pagi, Wakil Bupati Banyuasin, Slamet Somosentono melakukan infeksi mendadak di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Desa Terlangu, Kecamatan Banyuasin III. Dalam sidaknya, Wakil Bupati Banyuasin, Slamet Somosentono mendapati dua unit alat berat komatsu dan cat rusak terbengkelai menahun tanpa adanya upaya perbaikan dan perawatan.
Wakil Bupati Banyuasin, Slamet Somosentono mengatakan, sidak ini menindaklajuti adanya informasi alat berat milik pemerintah yang rusak, sehingga kita lakukan kegiatan ini agar dapat dengan segara dilakukan upaya penanganan terhadap alat berat yang rusak.
“Saya melihat ada sebuah pekerjaan yang terlantar, disini saya melihat dua alat berat yang seharusnya dapat bermanfaat untuk pemerintah Kabupaten Banyuasin, terutama dalam mendukung pembangunan. Namun disini sangat disayangkan kondisinya sangat memprihatinkan. Mulai berkarat, buruk dan terbengkalai tanpa perawatan,” kata Wakil Bupati Banyuasin, Slamet Somosentono.
“Disini kita dapat melihat lebih dekat, sehingga kita tahu apa yang harus dilakukan pemerintah untuk menyikapinya dan dengan segera mengambil langkah untuk kembali mengoptimalkan fasilitas yang telah ada. Ini aset pemerintah, kerusakan dapat bertambah parah jika tidak segara ditindaklajuti. Ini saja sudah beberapa alatnya dicuri orang,” ungkapnya.
Selain itu, Wakil Bupati Banyuasin, Slamet Somosento menyatakan, ini merupakan salah satu penyumbang pemborosan dalam penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Banyuasin.
“Ditempat lain, seperti Duren Ijo Kecamatan Banyuasin I, pemerintah harus menyewa alat berat. Coba kita hitung saja, penyewaan itu, berapa banyak dana yang harus kita kucurkan, per jam saja sudah berapa. Lebih baik kita lakukan perbaikan pada alat kita yang telah ada, kerena ini aset daerah, kalau mangkrak dan tidak dapat beroprasional juga lama-lama rusak secara permanen. Menyewa itu salah penyumbang borosnya anggaran kita, mending kita perbaiki alat kita yang sudah ada saja,” pungkas politisi senior ini.
Laporan : Muhammad Maulana
Editor : Reza
























