
PALEMBANG, Metrosumsel.com – Badan Statistik Sumatera Selatan hari ini kembali meriliskan berita sistem perekonomian yang ada di Sumatera Selatan di Ruang Vicon BPS Provinsi Sumatera Selatan, Rabu (2/1) di Jalan Kapten Anwar Sastro.
Kepala BPS Provinsi Sumatera Selatan, EndangTri Wahyuningsih, mengunggkapkan, dari hasil catatan BPS untuk angka kemiskinan yang ada di Sumsel itu sebesar 12,8%.
“Meskipun adanya penurunan dari tahun ketahun ini masih PR buat kita, dimana dari angka 12,8% itu masih di atas angka Nasional. Karena untuk angka Nasional sendiri itu hanya mencapai 9%,” ujarnya.
Lanjut Endang, sedangkan untuk indikator yang lain yang hari ini BPS riliskan yakni, BPS sudah bisa menekan Inflas Tahun kalender diangka 2,74, RPJMD disana ada target tiga setengah diatas (+/-) 1 jadi diantara 2,5 sampai 4,5.
“Jadi untuk sebetulnya kita sudah mulai bagus untuk inflasinya di angka 2,74, tapi yang perlu kita perhatikan untuk angkutan udara itu memiliki andil yang besar dalam penurunan inflasi,” terangnya.
Masih Endang menjelaskan, untuk di sekstor lain Nilai Tukar Petani (NTP) ini masih menjadi PR, terutama pada nilai NTP perkebunan, untuk tanaman pangan, holtikultural, peternakan, danperikanan, alhamdulillah sudah mulai lumayan.
“Nah untuk perkebunan inilah yang masih menjadi PR bagi pemerintah Pro. Sumsel, dimana perkebunan dari sisi NTP maupun Nilai Tukar Usahanya belum diatas 100 Artinya petani disini belum sejahtera khususnya di perkebunan,” jelasnya.
Untuk disumsel saat ini masih menguasai disektor pertanian, dimana kalau “kita lihat di NTPnya masih pada sektor pertanian, “pungkasnya.
Laporan : Muhammad Daud






























