OKU Timur,- Memasuki hari ketiga, tim gabungan berhasil menemukan korban Andika Pratama (9) bocah kelas 4 Sekolah Dasar yang hanyut di sungai Komering tepatnya Dusun Tanjung Aman, Kelurahan Pasar Martapura, OKU Timur.
Korban ditemukan sekira pukul 14:00 WIB di Bendungan Perjaya dengan keadaan terkelungkup dan menggunakan baju berwarna garis kuning serta celana berwarna Coklat, Sabtu (01/04/2023).
”Iya korban kita temukan terkelungkup, untuk jasad korban masih dalam keadaan utuh,” Kata Relawan MTA, Kholiq yang tergabung dengan Basarnas.
Lebih lanjut, kata Kholiq, setelah ditemukan korban kemudian kita angkut menggunakan kantong jenazah untuk diserahkan langsung kepada keluarganya.
”Korban kita antar ke keluarga nya dan disambut isak tangis,”pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, bocah kelas 4 Sekolah Dasar di Kabupaten OKU Timur tepat nya di Dusun Tanjung Aman, Kelurahan Pasar Martapura Kecamatan Martapura, hanyut dan tenggelam di sungai Komering.
Menurut informasi dari paman korban, Junaidi Mahmud (51), hanyut nya korban Andika Pratama (9) bermula ketika ia dengan ke 2 teman nya yaitu Wahyu dan Rais yang sama-sama duduk di sekolah Dasar sedang bermain air di pinggir sungai Komering sekira pukul 15:00 WIB.
Lalu, ketika sedang mandi satu dari teman korban naik ke daratan. Sedangkan, dua lainya termasuk korban masih melanjutkan mandi di pinggir sungai Komering tersebut.
”Nah apakah dia ini (Korban) main hanyut-hanyutan kita tidak tau, akan tetapi setelah itu korban langsung hanyut dan tenggelam,”kata Paman korban saat dibincangi awak media di rumah kediaman Korban, Kamis (30/03/2023) malam.
Untuk saat ini, lanjut Junaidi Mahmud, tim Basarnas dan pihak kepolisian sudah melakukan pencarian tadi sore. Namun, terkendala cuaca dan kondisi gelap nya malam.
”Tadi Polisi sama Basarnas sudah datang setelah itu pulang, dan pencarian korban akan dilanjutkan pada besok hari pukul 06:00 Pagi,”tuturnya.
Sementara itu, Kepala BPBD OKU Timur, Hasbullah saat di konfirmasi melalui jaringan telepon WhatsApp mengatakan, sesuai SOP tidak ada pencarian di Malam hari, maka akan dilanjutkan besok.
”Kalo dilakukan pencarian di malam ini itu menyalahi SOP, maka besok pagi-pagi tim Basarnas akan kita terjun ke lokasi untuk melanjutkan pencarian korban,”Singkatnya.
Penulis: Delviero Reaynaldo

























