OKU Timur,- Pekan Daerah Kontak Tani dan Nelayan Andalan (PEDA KTNA) ke XV se Sumatera Selatan resmi dibuka oleh Gubernur Sumsel H Herman Deru.
Kegiatan yang akan berlangsung selama 5 hari mulai dari tanggal 10-15 di lapangan Koni Belitang, Kabupaten OKU Timur ini merupakan ajang untuk silaturahmi dan berbagi pengalaman antar-sesama petani dan nelayan di Sumatera Selatan.
Selain itu, acara tersebut juga sekaligus tempat berkompetisi antar satu dengan yang lainnya menjadi yang terbaik di bidang pertanian.

Ketua Pelaksana PEDA KTNA ke XV, HM Basyir Dungcik Agus menyampaikan, terimakasih kepada para pelaksana dan instansi terkait karena telah membantu mensukseskan acara tersebut.
”Alhamdullilah pembukaan ini sukses, saya kagum PEDA di OKU Timur ini hampir sama seperti PENAS KTNA. Semua hadir, Ketua Umum, Sekretaris Bendahara dan Anggota. Lebih istimewa lagi hadir para Bupati dan Walikota se Sumatera Selatan,” Ungkap HM Basyir DA, Rabu (10/5).
”Kita akan menghadapi PENAS pada bulan depan. Melihat Pembukaan di OKU Timur ini, jangankan PEDA, PENAS pun pasti akan sukses. Kemudian PEDA KTNA berikutnya kami sepakati diadakan di Empat Lawang,” Imbuhnya.
Gayung bersambut, Ketua KTNA Nasional Yadi Sofyan Noor mengatakan, pelaksanaan PEDA KTNA di OKU Timur merupakan persiapan menjelang PENAS satu bulan mendatang di Kota Padang.
”KTNA mengeluarkan 10 penghargaan Adi Bhakti Pertanian untuk Bupati dan Walikota Se-Sumatera Selatan dan Gubernur Sumsel akan mendapatkan PIN emas adi bakti maha utama,” Bebernya.
Sebagai tuan rumah dan orang nomor satu di Bumi Sebiduk Sehaluan, Bupati OKU Timur H Lanosin Hamzah memaparkan, PEDA KTNA ini merupakan wadah bertukar informasi, promosi hasil pertanian dan untuk membangun minat pemuda agar mencintai pertanian.
”Kami telah berusaha agar PEDA ini sukses, dan Alhamdulillah berjalan lancar. Hari ini kita berhasil membuat rekor muri asap cair 100 alat yang dilaksanakan di BK 9, semoga dapat menjadi contoh bagi kabupaten lain,” Ujar Bupati yang Akrab disapa Enos.
”Kemudian Rekor MURI sajian klanting terbanyak untuk membantu UMKM penjual klanting. Saya harap kita mampu memberikan kontribusi yang optimal untuk membantu pertanian di bumi kita ini,” Tambahnya.
Sambutan yang ditunggu para peserta pun tiba, Gubernur Sumsel H Herman Deru mengatakan begitu siapnya tuan rumah, ini menandakan komitmen masyarakat dan Pemkab OKU Timur memang luar biasa untuk pertanian.
”Saya berpesan jangan sia-siakan waktu yang singkat ini, karena kita tidak hanya mengikuti pertemuan namun juga untuk memecahkan masalah pertanian yang ada,” Kata Herman Deru.
”Kita harus bisa menekan losis untuk meningkatkan produksi, target kita losis itu maksimal 5 persen saja. Pemprov membuat innovasi GSMP, kita harus kerja keras mengubah mindset dari konsumtif menjadi produktif dari membeli menjadi menghasilkan sendiri,” Pungkasnya.
Penulis: Delviero Reaynaldo

























