Musi Banyuasin, Metrosumsel.com — Upaya mitigasi dan penanggulangan darurat bencana lingkungan kembali dioptimalkan di wilayah Sumatera Selatan. Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Kesatuan Pengelolaan Hutan (UPTD KPH) Lalan Mendis, Amiril, turun tangan memimpin langsung operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Dusun V Trans Lampung, Desa Muara Medak, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin.
Operasi lapangan ini melibatkan kerja sama terpadu antara personel UPTD KPH Lalan Mendis, Kesatuan Pengelolaan Hutan Masyarakat Peduli Api (KMPA), serta elemen masyarakat setempat yang bahu-membahu melokalisir sebaran api di area gambut.
Pernyataan Resmi Kepala UPTD KPH Lalan Mendis
Dalam arahannya di lokasi kejadian, Amiril menegaskan pentingnya kecepatan respons serta soliditas antar-pihak dalam menanggulangi ancaman kebakaran hutan dan lahan.
“Kami mengapresiasi kesigapan seluruh tim di lapangan, baik dari unsur KMPA maupun masyarakat setempat, yang bergerak cepat bersama-sama menanggulangi titik api. Mengingat karakteristik lahan gambut dan kondisi cuaca yang cukup menantang saat ini, koordinasi lintas sektoral dan kepatuhan terhadap prosedur mitigasi menjadi kunci utama agar penanganan dapat berjalan efektif serta mencegah eskalasi yang lebih luas,” ujar Amiril.
Poin Utama Penanggulangan Darurat:
• Komando Langsung: Operasi pemadaman dikomandoi langsung oleh Kepala UPTD KPH Lalan Mendis guna memastikan efisiensi taktik penanganan di lini depan.
• Koordinasi Multi-Pihak: Sinergi solid antara aparat teknis, relawan KMPA, dan kearifan lokal masyarakat mempercepat upaya pembasahan lahan.
• Tantangan Medan: Tim di lapangan menghadapi tantangan topografi serta keterbatasan sumber air di kawasan gambut Dusun V Trans Lampung, Desa Muara Medak.
• Mitigasi Berkelanjutan: Otoritas kehutanan terus meningkatkan patroli preventif guna mengantisipasi potensi perluasan titik panas (hotspot).
Langkah proaktif ini mencerminkan komitmen instansi teknis bersama masyarakat dalam menjaga integritas ekosistem kawasan hutan serta melindungi keselamatan publik di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin.(red)
























