PALI – Metro Sumsel, Pali – Penonaktifpan kepesertaan BPJS Kesehatan gratis bagi warga kurang mampu di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) memicu reaksi keras dari masyarakat yang akhirnya berujung demonstrasi Pada hari ini Senin (19/01/2026) di simpang lima pendopo dan kantor DPRD Pali.
Warga yang tergabung dalam Aliansi masyarakat Peduli pali turun ke jalan dan menggelar aksi damai di kawasan Simpang Lima Pendopo dan kantor DPRD kabupaten Pali . Aksi tersebut digelar sebagai bentuk kekecewaan mendalam terhadap kebijakan pemerintah daerah.
Ratusan masa yang berdemo membawa spanduk dan poster bernada protes, menyoroti janji pemerintah yang dianggap tidak sejalan dengan kondisi nyata di lapangan. Bahkan tulisan di spanduk yang di bawa masa bernada sindiran terhadap pemerintah pali.
Dalam orasinya, koordinator aksi menyebutkan bahwa sebanyak 40.499 warga PALI kini tidak lagi memiliki jaminan kesehatan gratis akibat kepesertaan BPJS yang dinonaktifkan.
Kondisi ini disebut sangat memprihatinkan, mengingat sebagian besar terdampak berasal dari keluarga prasejahtera. Bukan sekadar angka, ini soal nyawa dan keselamatan rakyat. Ketika sakit datang, mereka kini harus memilih antara berobat atau bertahan dengan risiko yang lebih besar.
Aksi yang berlangsung sejak pagi hari tersebut mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian dan Satpol PP. Meski sempat menyebabkan kepadatan lalu lintas di sekitar Simpang Lima Pendopo, situasi tetap terkendali dan tidak terjadi bentrokan. dilaporkan masih terus berlangsung.
Journalis : Rangga

























