Metro Sumsel.Com,OKUT.
Bupati Oku Timur HM.Kholid Mawardi.S.Sos.Msi Beserta Wakil Bupati OKU Timur, Feri Antoni.SE, Menghadiri Pembakaran Mayat (Ngaben) Di Desa Metro Rejo Dan Desa Nusa Sakti Kecamatan Buay Madang Timur (BMT)OKUT.
Selain Bupati Dan Wakil Bupati OKU Timur Turut Hadir, Kepala DisDukcapil, H.Sutikman, Kadin Pertanian OKUT, Sujarwanto, Kapolsek Buay Madang Timur, IPDA.Erwansyah, Camat Buay Madang Timur (BMT), camat Buay Madang Serta Tamu Undangan Lain Dan Masyarakat Serta Warga Setempat.
Pembakaran mayat atau yang lebih di kenal Ngaben dalam Tradisi Adat Suku Bali di laksanakan puncaknya pada hari ini (04/09/2019 di Nusa sakti Desa Metro Rejo Kecamatan Buay Madang Timur(BMT) Kabupaten OKU Timur.
Dalam acara ngaben tersebut di ikuti oleh 32 peserta atau 32 KK dengan 15 wahana, dalam sambutannya bupati OKU Timur HM.Kholik Mawardi S,Sos, Msi mengatakan bahwa ngaben merupakan tanggungjawab moril dari keluarga masing-masing, pada prinsipnya setiap agama menghormati orang tua, pelaksanaan ngaben ini cukup memakai biaya yang besar dari 50 sampai 100 juta per peserta,,pemkab OKU Timur sendiri memberikan bantuan sebesar 10 juta untuk acara ngaben ini ,tegas Bupati.
Dalam sambutannya PHDI yang diwakili oleh jero mangku amar mengatakan rasa Terima kasih nya kepada Bupati dan wakil Bupati serta unsur muspika dan tamu lainnya yang telah berkenan hadir dalam acara ngaben yang di ikuti oleh 32 KK dan 15 wahana, mudah-mudahan kerukunan beragama di Kabupaten OKU Timur tetap tercipta demi rasa Damai, aman bagi umat beragama, pungkasnya.
Sarmadi selaku Kepala Desa Metro Rejo menambahkan bahwa ngaben ini adalah pengembalian unsur Panca Maha Bhuta.Ritual agama ini bagian dari upacara Pitra Yadnya yang dilakukan Umat Hindu,setelah acara pengabenan dilakukan acara penghanyutan abu pembakaran ke sumber air/laut, selanjutnya dilakukan acara ngelinggihan sang Atman, terangnya.
Penulis Berita : Adi Kabiro OKUT.

































