OKU Timur | Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten OKU Timur kembali melaunching program bedah rumah.
Launching bedah rumah ini menyasar kepada warga Dusun Tebat Sari, Kelurahan Dusun Martapura, Kecamatan Martapura, OKU Timur yang memiliki Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) beserta Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Danan Rachmat SE Msi menjelaskan, dalam kegiatan ini pihaknya sengaja berkolaborasi karena pada tahun ini secara nasional dalam memperingati Hari Perumahan Nasional (Hapernas) yang ke 15 tahun.
”Mengambil tema melanjutkan kolaborasi wujudkan hunian layak, berkelanjutan dan terjangkau untuk semua. Sedangkan badan amil zakat temanya adalah, menguatkan kolaborasi dan sinergi program maslahat keagamaan umat,” jelasnya, Selasa (26/9/2023).
Danan mengatakan, penyelenggaraan kegiatan ini baru dapat dilaksanakan hari ini dan pihaknya sengaja untuk berkolaborasi dengan badan Amil Zakat Kabupaten OKU Timur, dan Bank Sumsel Babel untuk menyelenggarakan kegiatan bedah rumah rumah ini.
”Semoga kegiatan ini menggugah hati BUMD, BUMN, Perusahaan Swasta lainya serta masyarakat untuk saling peduli dan saling tolong menolong untuk mempertahankan Budaya masyarakat OKU Timur yang hidup rukun saling tolong menolong,” ungkapnya.
Selain itu, Danan, dalam laporannya menjelaskan bahwa sampai dengan tahun 2020 yang tercatat Rumah Tidak Layak Huni di Kabupaten OKU Timur sebanyak 9.564 unit.
Kemudian, tahun 2021 melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), pemerintah pusat terbangun sebanyak 708 unit, melalui pemerintah daerah yang sudah terlaksana di Desa 6 unit. Sehingga, yang belum terealisasi sebanyak 8.50 unit.
Selanjutnya, tahun 2022 dari program BSPS yang telah dibedah sebanyak 689 unit rumah, dari Bank Sumsel Babel 3 unit, dari Baznas 3 unit.
”Sedangkan, tahun 2023 dari program BSPS sebanyak 600 unit, dari Baznas 7 unit, dari Bank Sumsel Babel 7 unit dan dari Pemerintah Kabupaten OKU Timur sebanyak 20 unit. Untuk itu kami ucapkan terimakasih kepada semua pihak,” tutupnya.
Sementara, Bupati OKU Timur Ir H Lanosin Hamzah MT yang juga turut hadir dala kesempatan itu mengatakan, dengan saling membantu yang seharusnya program bedah rumah 6 meter kali 6 meter, hasilnya dapat dibangun melebihi target seperti yang diinginkan oleh pemerintah.
”Pemerintah dalam hal ini tentunya Kepala Dinas Perkim yang memiliki petunjuk teknisnya dan serta petunjuk pelaksanaannya.
Sama kita ketahui ini sangat banyak sekali, sengaja saya datang untuk menyaksikan langsung dan melaunching salah satu bedah rumah yang divisioner oleh Baznas ini,” ujarnya.
Penulis: Delviero Reaynaldo

































