Cerita Duka dari sang kakak, Setelah Adik Ipar dan Ponakan Dihantam Truk di Jalinsumteng Kotabaru Selatan.

Spread the love

Metrosumsel.com, OKU Timur, – Keluarga Korban kecelakaan di jalinsumteng desa kotabaru selatan , Eko (46) berusaha dapat tegar mengingat kejadian yang merenggut nyawa adik iparnya, akibat tewas di hantam truk colt diesel di jalinsumteng desa kotabaru selatan.

Sesekali ia mengelus dada karena masih tak menyangka, adik iparnya telah meninggal dunia akibat lakalantas.

Saat Dibincangi awak media Tribun Sumsel di rumah duka Dusun Batin Sari Desa Kotabaru Selatan, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur, Sumsel Minggu (22/11/2020),

Kakak ipar, masih bisa mengingat kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa adik iparnya .

Sebuah truk colt diesel bernopol BG.8290 JG, Sebelum terjadinya Pristiwa tersebut Truk mengalami oleng hingga menyenggol motor yang dikendarai Yuliana dan anaknya, EAR (5 tahun). Namun

Naas, sang ibu akhirnya meninggal dunia saat setelah di perawatan RSUD Martapura.

Sedangkan anaknya ketika itu dibonceng , EAR (5), mengalami putus tangan di sebelah kanan.

Menurut penuturan Eko, adik iparnya itu awalnya hendak berbelanja di Pasar Martapura.

Kecelakaan tersebut terjadi saat mereka hendak pulang kembali ke rumah.” ucap Eko.

Saat mendatangi lokasi, ia mendengar dari keterangan warga sekitar jika kejadiannya begitu cepat.

Truk yang membawa muatan koral itu, diduga hendak menyalip mobil truk yang ada di depannya.

“Tapi truk itu oleng. Kemudian truk itu banting setir ke kiri. Buntut belakang mobil itu yang mengenai motor Yuliana,” terangnya.

Akibatnya, motor itu terhempas ke badan jalan. Si ibu tak sadarkan diri, sementara si anak mengalami putus tangan di lokasi kejadian.

“Si anak berdiri, tapi tidak nangis. , kata warga sekitar yang saya tanyai,” ungkapnya.

Ia mengaku tak mendapat mimpi aneh saat kejadian naas tersebut.

Namun ia sempat melihat korban bertingkah aneh di malam sebelum kejadian.

“Sekitar jam 10 malam itu, ia selfie sendiri, ketawa-ketawa lihat foto mukanya sendiri. Saya dekatin, dia menjauh. Padahal sebelumnya tidak pernah seperti itu,” katanya.

Saat ini, si anak EAR yang mengalami putus tangan tengah dirujuk ke Klinik Amarta yang ada di Baturaja OKU.

Sementara “Kapolres OKU Timur AKBP Dalizon melalui Kasat Lantas AKP.Chindi Helyadi, membenarkan adanya kejadian tersebut.

Korban meninggal dunia, saat menjalani perawatan di rumah sakit.

“Saat kita mengecek ke TKP, korban masih bernapas. Dan saat kami serah terima ke rumah sakit juga, korban masih bernapas,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Ia menegaskan, korban meninggal dunia setelah mendapat perawatan.

Saat ini, truk yang mengalami kecelakaan tersebut sudah mereka amankan.

“Untuk sopir truknya sedang mendapat perawatan karena ada tulang nya bergeser Tapi dia wajib lapor, untuk pemeriksaan ini,” pungkasnya.

 

Kontributor : Rilis/Adi.


Spread the love

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here