Muratara, – Sosialisasi dan pembekalan Pokja dan pendataan SDGs pemutahiran IDM Desa Bukit Langkap Kecamatan. Karang Jaya Muratara, di kantor desa dan dihadiri oleh perangkat desa dan PLD Pendamping desa senin 31/5/2021.
SDGs desa adalah upaya terpadu mewujudkan desa tanpa kemiskinan dan kelaparan, desa ekonomi tumbuh merata, desa peduli kesehatan, desa peduli lingkungan, desa peduli pendidikan, desa ramah perempuan, desa berjejaring, dan desa tanggap budaya untuk percepatan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Dalam bahasa kerennya (Sustainable Development Goals)disingkat SDGs. SDGs Desa merupakan Role pembangunan
berkelanjutan yang akan masuk dalam program prioritas penggunaan Dana Desa Tahun 2021.
Hasbi PLD pendamping Desa,Desa Bukit langkap mengatakan, tujuan SDGs
Sesuai dari Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 13 Tahun 2020 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2021, setidaknya ada 18 tujuan dan sasaran pembangunan melalui SDGs Desa tersebut, yaitu:
-Desa tanpa kemiskinan
-Desa tanpa kelaparan
-Desa sehat dan sejahtera
-Pendidikan desa berkualitas
-Desa berkesetaraan gender
-Desa layak air bersih dan sanitasi
-Desa yang berenergi bersih dan terbarukan
-Pekerjaan dan pertumbuhan ekonomi Desa
-Inovasi dan infrastruktur desa
-Desa tanpa kesenjangan
-Kawasan pemukiman desa berkelanjutan
-Konsumsi dan produksi desa yang sadar lingkungan
-Pengendalian dan perubahan iklim oleh desa
-Ekosistem laut desa
-Ekosistem daratan desa
-Desa damai dan berkeadilan
-Kemitraan untuk pembangunan desa
-Kelembagaan desa dinamis dan budaya desa adaptif.
Lanjutnya lagi,upaya pencapaian SDGs Desa dalam situasi dan kondisi Pandemi virus COVID-19 tidaklah mudah, karena itulah, penggunaan Dana Desa 2021 diprioritaskan untuk membiayai kegiatan yang mendukung pencapaian 10 SDGs Desa yang berkaitan dengan kegiatan pemulihan ekonomi nasional, program prioritas nasional, dan adaptasi kebiasaan baru Desa. Adapun 10 SDGs dimaksud dalam situasu dan kondisi Pandemi Covid-19 adalah :
-Desa tanpa kemiskinan,
-Desa tanpa kelaparan,
-Desa sehat sejahtera,
-Keterlibatan perempuan desa,
-Desa berenergi bersih dan terbarukan,
-Pertumbuhan ekonomi desa merata,
-Konsumsi dan produksi desa sadar lingkungan,
-Desa damai berkeadilan,
-Kemitraan untuk pembangunan desa, dan
-Kelembagaan desa dinamis dan budaya desa adaptif
Sementara itu Dobi Ariandi kepal Desa Bukit Langkap membenarakan sosialisasi SDGs dan IDM ini untuk membahas beberapa program Desa tentang SDGs apa yang telah di jelaskan Hasbi PLD Pemdamping Desa tadi, jelasnya.
Lanjut Kades Lagi Untuk IDM,(Indek Desa membangun)Indeks Desa Membangun (IDM) merupakan Indeks Komposit yang dibentuk berdasarkan tiga indeks, yaitu Indeks Ketahanan Sosial, Indeks Ketahanan Ekonomi dan Indeks Ketahanan Ekologi/Lingkungan.
Perangkat indikator yang dikembangkan dalam Indeks Desa Membangun dikembangkan berdasarkan konsepsi bahwa untuk menuju Desa maju dan mandiri perlu kerangka kerja pembangunan berkelanjutan di mana aspek sosial, ekonomi, dan ekologi menjadi kekuatan yang saling mengisi dan menjaga potensi serta kemampuan Desa untuk mensejahterakan kehidupan Desa.
Kebijakan dan aktivitas pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa harus menghasilkan pemerataan dan keadilan, didasarkan dan memperkuat nilai-nilai lokal dan budaya, serta ramah lingkungan dengan mengelola potensi sumber daya alam secara baik dan berkelanjutan.
Dalam konteks ini ketahanan sosial, ekonomi, dan ekologi bekerja sebagai dimensi yang memperkuat gerak proses dan pencapaian tujuan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa. jelas kades (Indra)
























