Palembang- Tak tahan menahan sabar, Ibu dua anak di wilayah Rt 07 Rw 03 Kelurahan Tangga takat Kecamatan Seberang Ulu II Kota Palembang ribut dengan tetangga depan rumahnya bernama RRN. Keributan ini terjadi pada hari Jum’ at sore (05/08/2022) tidak jauh dari tempat tinggal keduanya.
Melihat anak menantunya sedang ribut ibu mertuanya nama Asna datang bermaksud melerai kejadian tersebut, tetapi di karnakan kalah tenaga saat akan melerai maka ibu mertuanya itu terdorong dan terjatuh hingga pingsan. Warga setempat melihat kejadian itu langsung melerai dan membawa ibu ibu yang pingsan tersebut ke rumahnya.
Dengan adanya keributan itu HLN mengalami luka di bagian pinggir bibir sebelah kanan dan beret bekas Cakaran kuku di pipi sebelah kiri dan di sebelah kanan, merasa tidak ada salah maka dia mendatangi Polsek Seberang Ulu II untuk membuat laporan pengaduan, seusai dirinya melakukan visum di Rumah Sakit Muhammadyah Palembang, Laporan Polisi Nomor : LP/ B- 154/ VIII/ 2022/ SPKT/ POLSEK SU II/ POLRESTABES/ PALEMBANG/ POLDA SUMSEL.
HLN saat dikonfirmasi awak media ini di kediamannya mengatakan, kejadian ini terjadi karna sudah tidak tahan lagi menahan kesabaran yang terpendam, hingga terjadi keributan ini.
” Aku sudah tidak tahan lagi menahan kesabaran, awal sebelum terjadi keributan aku berkelakar sesama ibu ibu, tiba tiba dia lewat tersinggung dan petenteng memancing keributan, karna sudah sering kali dia itu nantang aku maka ku ladeni, dan terjadilah keributan itu hingga ibu mertuaku pingsan di dorongnya pada saat akan melerai kami” katanya.
Lanjutnya, beberapa hari yang lalu dia juga pernah meludai muka anaknya tanpa sebab, pada saat anaknya akan pergi sekolah hingga anaknya batal pergi ke sekolah.
” Sewaktu dia meludahi muka anak aku beberapa hari yang lalu, aku laporkan dengan Rt setempat dan aku juga sempat akan melapor ke Polsek Seberang Ulu II, Polsek menganjurkan agar penyelesaiannyo melalui Bhabinkamtibmas, di karnakan laporan aku itu tidak ada bukti dan saksi yang menguatkan, karna peristiwa itu terjadi pada pagi hari” ucapnya.
HLN menambahkan, pada malam harinya di rumah Ketua Rt 07 Rw 03, Bhabinkamtibmas datang ingin menyelesaikan permasalahan yang terjadi. Karna dia tidak mau mengakui dan berkeras tidak merasa bersalah maka penyelesaian pada malam itu tidak terlaksana.
” Memang dia ini sok hebat dan sok jagoan di kampung, karna merasa suaminya pernah ngapak wong tidak ada urusan, jadi seolah olah dia ini kebal hukum, dan dia juga pernah bersumbar, jangankan Rt, Polisi bae tidak bisa menangkapnya” terangnya.
Sementara Ketua Rt 07 Rw 03 Kelurahan Tangga takat Kecamatan Seberang Ulu II pada saat di hubungi melalui WhatsApp menganjurkan agar permasalahan ini di lanjutkan ke Polsek Seberang Ulu II.
” Laporkan saja Pak ke Polsek, karna sudah berulang kali kejadian ribut ini, di selesaikan secara baik baik tidak bisa, nanti saya menghubungi Bhabinkamtibmas memberi tahukan adanya kejadian ini” pungkasnya.
Kapolsek SU II Kompol Handryanto, SH melalui Kanit buser Polsek SU II Iptu Pol Andrean novalezi SH MH di hubungi membenarkan adanya laporan tersebut, dan akan segera di tindak lanjuti sesuai proses hukum yang berlaku di negara ini.
” Kalau memang tidak ada penyelesaiannya maka akan di lanjutkan proses hukumnya, itupun kalau memang terbukti dia tidak hamil sesuai yang di akuinya” tutupnya.
Pewarta : Yp 007

























