BANYUASIN, Metrosumsel.com – Didampingi pendamping kecamatan Yatiman, Tenaga Ahli (TA) Kabupaten Soni, TA Insfrastruuktur Indra, TA Bumdes Sumsel Eka Subakti melakukan tinjauan di wisata Taman Asmoro Desa Sumber Mulya, Kecamatan Muara Telang, Kabupaten Banyuasin
Kepala Desa Sumber Mulyo, Sujito mengatakan, Pengembangan Bumdes ini sebagai Ikon Desa pengembangan Ekonomi Masyarakat Desa untuk meningkatkan kreatifitas anak-anak muda dalam kegiatan yang positif.
“Taman Asmoro sebagai ikon desa wisata di Desa Sumber mulya ini adalah pengelolaan wisata karya anak perairan Kecamatan Muara Telang yang disini bisa jadi penyemangat Desa Lain untuk mengembangkan desanya untuk peningkatan ekonomi masyarakat desa,” kata Sujito,” Kamis (06/08/20).
“Kami berharap Taman Asmoro kedapan menjadi salah satu wisata bahari bagi surganya bagi para pencinta alam yang dapat menikmati keasrian lingkungan yang masih alami. Bahkan pengalhasilan wisata desa ini menghasilkan hasil dari karcis, wahana air, dan kuliner dapat mencapai omset sekitar Rp 60 juta per bulannya,” tambah Sujito.
Sementara itu Hendrik selaku pengelola Taman Asmoro menyampaikan ada banyak wahana yang dapat dinikmati saat berkunjung di lokasi wisata yang berada di Desa Sumber Mulya Kecamatan Muara Telang Kabupaten Banyuasin ini.
“Banyak wahana yang dapat di nikmati bagi wisatawan yang berkunjung disini, ada wahana air, tempat santai, karaoke, kuliner, kolam ikan, aneka binatang, air mancur, tempat foto-fotonya pun instgrameble, indah dan cantik. Bahkan didukukung juga fasilitas umum bagi para pengunjung, seperti Pendopo, Mushola, Toilet dan banyak lagi yang lainnya,” jelas Hendrik.
“Tempat wisata ini dengan berdiri diatas lahan seluas 1500 m2 yang berbatasan dengan pasar dan sirkuit Trek motor trail dan berbatasan dengan desa Marga Rahayu yang terletak di jalur 6 jembatan 2. Bahkan perjalannya pun seru jika dimulai dari bawah jembatan ampera menggunakan transportasi air memakan waktu sekitar 2. Untuk menjangkau kelokasi ini juga dapat ditempuh dengan transportasi darat sampai dermaga sri menanti Kecamatan Tanjung Lago hanya memakan waktu sekitar 1,5 jam perjalanan,” jelas Hendrik.
Ditambahkan Hendrik, bagi pengunjung yang ingin melepaskan penat setelah beraktivitas dan bekerja dilokasi ini juga tersedia Home Stay untuk beristirahat dan menginap, kedepan pun lokasi wisata ala mini akan terus dikembangkan seiring banyak minat masyarakat yang berkunjung.
Laporan : Maulana






























