Kasus Rudapaksa Bocah 14 Tahun, GERAMM Akan Datangi KPAD Banyuasin

Spread the love

Ketua GERAMM mendampingi Kusmala dan sejumlah ibu rumah tangga bersama Kuasa Hukum

PALEMBANG, Metrosumsel.com – Ketua Gerakan Rakyat Muda Menggugat (GERAMM) Sumsel, Enho mendampingi Kusmala warga Desa Sungai Kedukan, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin ke Satreskrim Unit Perlindungan Anak dan Perempuan (PPA) Polrestabes Palembang, Kamis (30/04/20).

Kedatangan Kusmala bersama sejumlah Ibu rumah tangga  ini juga didampingi kuasa hukumnya Yudhi Wahyudi SH, MH. Kedatangan masyarakat ini ke Mapolrestabes Palembang  dalam upaya mempertanyakan perkembangan laporan dugaan pelecehan seksual atau rudapaksa yang dialami anaknya yang sudah satu bulan belum ada tindak lanjut.

Enho mengatakan, keikutsertaannya mendampingi Kusmala Ibu korban rudapaksa datang ke Mapolrestabes Palembang ini merupakan bentuk partisipasi untuk mendorong para penegak hukum agar bergerak cepat menangkap dugaan pelaku pelecehan seksual.

“Ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap SA (14) anak dibawah umur yang mengalami kasus pelecehan seksual atau rudapaksa. Laporan sudah berkisar satu bulan di Polrestabes Palembang ini dan akibat hal ini berdampak buruk bagi psikologis anak tersebut,” kata Enho.

“Kami meminta kepada pihak Kepolisian Polrestabes Palembang untuk tidak menunda-menunda tindakan hukum terhadap terduga pelaku yang sudah dilaporkan orang tua korban (Kusmala-red),” ungkap Enho.

Selain itu, Enho juga menyampaikan, atas peristiwa ini pihaknya akan mendatangi Komisi Perlindungan Anak Daerah  (KPAD) Kabupaten Banyuasin, meminta KPAD tidak berdiam diri.

“Tidak sampai disini, kami akan mendatangi KPAD Kabupaten Banyuasin, meminta KPAD bertindak serius dan ikut andil dalam menangani permasalahan pelecehan seksual atau rudapksa yang dialami SA anak bawah umur, warga Desa Sungai Kedukan, Kecamatan Rambutan tersebut,” pungkas gerakan ini.

Kusmala saat memberikan keterangan kepada awak media

Kusmala  orang tua SA menyampaikan kasus yang dialami anaknya atas dugaan pelecehan Seksual tersebut sudah satu bulan dilaporkan namun belum ada perkembangan dan tindak lanjut hingga pelaku diduga melarikan diri bahkan hasil visum hingga sekarang tidak tahu hasilnya serta ada dugaan jalan ditempat.

“ Kedatangan kami ke Unit PPA pada hari ini bersama kuasa hukum kami untuk menanyakan proses hukum selanjutnya terkait laporan  dengan nomer STTLP/706/III/2020/RESTABES/SPKT tanggal 30 Maret 2020, dikarnakan sudah hampir satu bulan pelaku yang diketahui sebanyak 2 orang melecehkan dan meniduri anak saya belum ditangkap, dan hasil visum kami tidak mengetahui hasilnya,” ujarnya Kusmala.

Kuasa Hukum Yudi Wahyudi SH MH saat menyampaikan kepada rekan media

Kuasa Hukum Kumala, Yudi Wahyudi SH MH bersama Evriza SH MLi, RM Ihsan Kurniawan SH, M Andi Yulizar SH,  Aan isbrianto SH selaku kuasa hukum Rosmala meminta agar kepolisian khususnya Satreskrim Unit PPA agar bertindak cepat untuk menangkap pelaku yang sudah memperkosa kliennya. Apalagi kliennya diketahui dibawah umur (14 tahun).

“ Ya klien saya ini dibawah umur, jadi dengan adanya kejadian yang dialaminya membuat dia trauma mendalam apalagi sampai saat ini pelakunya belum ditangkap dan klien kami secepatnya harus mendapatkan kepastian hukum ” terangnya.

Terpisah Kanit Reskrim Unit PPA Iptu Tohirin melaui penyidiknya mengatakan, bahwa sampai saat ini berkas-berkasnya terkait perkara tersebut sudah lengkap.“ Untuk tersangkanya sudah kita lakukan panggilan persuasif namun pelaku tidak datang. Sudah kita lakukan panggilan sebanyak dua kali, namun pelaku tidak datang, saya selaku penyidik akan kordinasi dulu sama kanit apakah akan dilakukan panggilan paksa nantinya,” katanya.

Diketahui, Pada laporan polisi dengan nomer LPB / 706 / III / 2020 / SUMSEL / RESTABES / SPKT tanggal 30 Maret, Kusmala menerangkan jika SS yang masih berusia 14 tahun dan tergolong anak – anak ini telah di rudapaksa atau mengalami pelecehan seksual oleh pemuda inisial RM pada 18 Maret silam di Hotel Rambang Kawasan Sekip Palembang tak hanya itu menurut korban RM juga mengajak Temannya inisial DL untuk menggarap tubuh korban

Laporan : Mohammad


Spread the love

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here