PALI, METRO SUMSEL – Setiap tanggal 1 Oktober, bangsa Indonesia kembali menundukkan kepala sejenak, mengenang sejarah kelam sekaligus merayakan ketangguhan fondasi berbangsa melalui Peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Pada tahun 2026 ini, peringatan tersebut mengusung tema mulia yang sarat makna: “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”
Tema ini bukan sekadar deretan kata tanpa makna, melainkan sebuah pengingat yang meresap ke dalam dada seluruh anak bangsa—bahwa di tengah gelombang perubahan zaman dan dinamika kehidupan, Pancasila tetap menjadi jembatan yang menyatukan keberagaman serta pelita yang menuntun arah melangkah.
Di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), pilar-pilar pendidikan turut mengambil peran mendasar untuk memastikan bahwa nilai-nilai Pancasila tidak hanya dihafalkan di ruang kelas, tetapi juga dihidupi dalam keseharian generasi muda.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten PALI, Harun, SH., MH., menyampaikan pesan mendalam terkait momentum bersejarah ini. Beliau menekankan bahwa kesaktian Pancasila sesungguhnya terletak pada bagaimana nilai-nilainya terus hidup dan diwariskan dari generasi ke generasi. (Kamis, 01/10/2026).
“Hari Kesaktian Pancasila adalah momentum untuk mengetuk kembali pintu hati kita semua. Di ruang-ruang kelas hari ini, kita sedang menanam benih masa depan. Jika kita ingin melihat Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur di masa depan, maka tugas kitalah hari ini untuk memastikan bahwa anak-anak di Bumi Serepat Serasan tumbuh dengan Pancasila di dada mereka—bukan hanya sebagai teks hafalan, melainkan sebagai kompas moral dan pedoman hidup,” ungkap Harun dengan penuh kehangatan.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten PALI, Darwin Mukti, S.Pd., turut menyampaikan ucapan dan harapannya. Bagi beliau, dukungan fisik dan lingkungan belajar yang layak adalah bagian dari ikhtiar nyata dalam mewujudkan keadilan sosial di bidang pendidikan.
”Mewujudkan Indonesia yang adil dan makmur dimulai dari menghadirkan keadilan akses pendidikan bagi anak-anak kita. Setiap ruang kelas yang kita bangun, setiap sarana yang kita lengkapi, adalah bentuk kepedulian kita agar generasi penerus bangsa dapat belajar dengan layak, aman, dan penuh rasa bangga sebagai anak Indonesia. Selamat Hari Kesaktian Pancasila 2026. Mari kita jaga persatuan ini dengan terus berkarya dan saling menguatkan,” tutur Darwin Mukti.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2026 ini menjadi panggilan kebangsaan bagi seluruh lapisan masyarakat PALI. Di tengah perjuangan membangun daerah dan mencerdaskan kehidupan bangsa, nilai-nilai luhur Pancasila akan terus menjadi pegangan teguh—menyatukan langkah, menguatkan tekad, dan menuntun Bumi Serepat Serasan menuju cita-cita Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.
Penulis: Rangga






















