Pali, – Penemuan mayat seorang balita yang berusia sekitar 1,8 tahun menggemparkan warga Simpang Pintu, Desa Benakat Minyak kecamatan Talang Ubi.
Informasi yang didapat. Bahwa penemuan mayat balita yang diketahui benama Niko itu sekitar pukul 14.00 WIB, di salah satu rumah kosong atau warung milik saksi Rian Mardiansyah yang sedang dibangun, di jalan Simpang Pintu.
(26/8/2021)
Dari keterangan saksi mengatakan, bahwa ia rencananya mau mengukur pintu warung. Tiba-tiba ia melihat ada dua anak di dalam bangunan. Satu menangis (Niken) dan satu lagi bernama (Niko/korban) yang telah tergeletak dan tidak bernapas lagi.”ucap rian.
Mengetahui hal tersebut, dirinya langsung memberi tahu warga setempat dan menghubungi kepala desa. Setelah warga ramai berdatangan ahirnya diketahui bahwa korban merupakan warga SP 6, dan infonya ibu korban warga Desa Semangus, Kecamatan Talang Ubi,” terangnya.
Tidak lama kemudian datang Tim Elang Unit Reskrim Polsek Talang Ubi, pimpinan Ipda Arzuan SH yang sedang melakukan patroli di wilayah tersebut, dan langsung melakukan olah TKP dan membawa jasat korban ke RSUD Talang Ubi untuk dilakukan visum dan pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara, menurut dokter piket RSUD Talang Ubi, dr Yulianti Siregar yang melakukan visum terhadap korban Niko menjelaskan, bahwa korban tidak mengalami luka kekerasan serius yang menyebabkan kematian.
Korban diperkirakan telah meninggal sejak 6-12 jam lalu. Ada beberapa luka ringan di bagian tubuh korban. Kalau luka yang besar atau fatal yang menyebabkan kematian, tidak ada. Namun untuk memastikan kematiannya harus dilakukan autopsi,” terangnya.
Terpisah, Kapolsek Talang Ubi Kompol Alfian Nasution SH, melalui Kanit Reskrim Ipda Arzuan SH mengatakan, bahwa pihaknya saat ini tengah memburu pelaku yang identitasnya yang sudah diketahui.
Saat ini kita langsung mengejar pelaku, berdasarkan keterangan saksi-saksi dan olah TKP. Korban sudah di RSUD Talang Ubi dan kakak korban Niken yang masih berusia 5 tahun, sudah bersama keluarganya,” tegasnya.
Sementara kakak korban, menjelaskan bahwa dirinya bersama korban ditinggalkan kedua orang tuanya setelah terjadi cekcok sepanjang jalan menuju Kota Pendopo.
Ibu tadi lompat dari motor saat dijalan, aku sama adik ditinggalkan bapak disana (rumah kosong, red) kata bapak mau beli obat untuk adik,” pungkasnya.
Jurnalis : Rangga
























