.
.

metrosumsel.com

.

Pertunjukan Debus di HUT OKU selatan ke 15 cukup menegangkan


Spread the love

Metrosumsel.com OKU Selatan.

Bupati OKU selatan Popo Ali Martopo membuka hiburan rakyat di Terminal Bus muaradua Rabu 29/1/2019 Popo Ali menyampaikan rasa bahagianya kepada masyarakat OKU selatan karna kabupaten Oku selatan sudah
berusia 15 tahun,malam ini adalah hiburan rakyat sengaja kita menampilkan seni budaya jawa,Sunda,dan campur sari,lagu daerah,dan tarian adat,agar dapat mempertahankan ke arifan lokal,untuk menjaga kebersamaan dalam bidang seni budaya,malam ini adalah puncak dari seluruh rangkaian kegiatan,dari tabliq akabar,Bhakti sosial,jalan santai dan lain lain yang sudah kita lakukan sebelumnya.

Dalam kesempatan inipula hadir ketua DPRD Yohana yuda yanti,ketua tim penggerak PKK Isyana lonetasari,wakil Bupati Solihin Abuasir,Kapolres Oku selatan AKBP Denny Agung Andriyana,para OPD,Tokoh agama,mantan Bupati OKU Selatan H.Muhtadin Sira,i, Hj Sumiyati Muhtadin,tokoh pemuda, dan para undangan lainnya.

Paguyuban pasundan nusantara  memperkenalkan seni budaya campur sari dan Debus, Debus merupakan kesenian bela diri yang dijumpai di Aceh, Minang, Banten dan lain-lain, Debus identik dengan pertunjukan kemampuan manusia yang luar biasa, misalnya kebal senjata tajam, kebal air keras, dan lain- lain. Menurut sejarah,” Kesenian ini berawal pada masa pemerintahan Maulana Hasanuddin dari Banten pada abad-16 (1532-1570).

walaupun baru berusia limabulan paguyuban pasundan nusantara di OKU selatan, sudah menunjukkan ketangguhan pemainya di atas pentas sudah tidak mungkin diragukan lagi. Paguyuban pasundan nusantara pimpinan Jumroni.Spd mantan kabag Tapem sekarang menjabat sebagai kepala Dinas pemberdayaan masyarakat dan pemerintahan Desa(DPMPD)OKU Selatan,” Mempersembahkan,”

Sebelumnya para pemain antraksi mengucapkan maaf kepada seluruh penonton satu guru satu ilmu dilarang saling ganggu, dan tidak boleh dicoba dirumah,ini bisa  dilakukan oleh tenaga ahli tegasnya.” ini hanya hiburan saja tidak bermaksut apa apa,” Sejumlah Anggota paguyuban pasundan nusantara mempersiapkan alat antraksi seperti pedang, pecahan beling,dan buah kelapa,” dan para penari sudah bersiap menari diatas pecahan beling,yang paling menegangkan membuat bulukuduk para penonton berdiri adalah,”antraksi oleh Rozak dengan menggorok leherya sendiri dan menyayat lidahnya tanpa menyisakan luka apa lagi berdarah sungguh,” “luarbiasa,”  dilanjutkan dengan  pertunjukan buah kelapa, yang tadinya isi air kelapa murni,” setelah dibacakan mantra air kelapa berubah menjadi air susu,”sontak membuat para penonton tertawa,yang tadinya penonton tegang berubah menjadi cair.”dan alhamdulilah semua rangkaian pertunjukan berjalan sukses.

Jumroni ketua paguyuban meminta agar kesenian daerah  tetap dipertahankan jangan sampai kesenian ini hilang bak ditelan bumi. karna kesenian merupakan aset budaya OKU selatan,seni juga untuk mempersatukan antar suku dan agama kata jumroni kepada wartawan.

Jumroni juga menambahkan.” sebenarnya masih banyak lagi yang ingin dipertontokan, tapi waktunya sangat terbatas, sehingga tidak bisa kita tampilkan semua, dilain waktu masih bisa kita menghibur masyarakat dengan pertunjukan yang lain tuturnya.

“Dirgahuyu kabupaten OKU selatan yang ke 15 semoga kedepan OKU Selatan semakin maju dan Sukses.” (Usman)


Spread the love

Reviews

  • Total Score 0%
User rating: 0.00% ( 0
votes )



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *