Metrosumsel.com, Muratara,- Abdullah : jalan tersebut adalah salah satu tanggung jawab PT Sinar Rawas Gemilang (dalam hal ini salah satu perusahaan lokal yang di gandeng oleh Vendor/pemasok batubara PT Semen Padang untuk perbaikan jalan dan hauling batubara dari tambang PT Triaryani ke simpang Nibung.
Menangapi adanya pemberitaan yang keliru dan perlu diluruskan di salah satu Media dengan mengatakan bahwa PT. Semen Padang (PT. SP) bertangung jawab memperbaiki jalan penghubung Desa Nibung dan Kecamatan Rawas ilir apabila ada kerusakan nantinya dan.
salah satu Vendor PT. Semen Indonesia mengklarifikasi berita tersebut, Jumat (11/6/2021)
“Memang pada 07/6/ 2021 kemarin melakukan audiensi dengan Bupati Muratara , tapi audiensi tersebut hanya sebatas perbincangan saja (ngobrol) tidak ada tanda tangan MOU sama sekali, “Kata vendor PT .MASP Abdullah.
Selanjutnya, bahasan kami itupun hanya untuk menindaklanjuti dalam pengambilan Batu Bara dari PT, Triaryani melalui Stock file Nibung yang di Support oleh PT, Sinar Rawas Gemilang (SRG) perusahaan lokal dari Muratara dan tidak ada sama sekali ada pembahasan menyangkut perbaikan jalan dari pihak PT Semen Padang dan MOU.
“bahwasanya pada hari itu dari pihak PT Semen Padang melakukan survei stock batubara di stockpile Nibung dan ini sudah hal biasa dan salah satu kewajiban mereka Ketika batubara yang akan dikirim ke PT Semen padang pasti di survei dahulu, dan kami sangat berterimakasih kepada bupati menerima kami dan berbincang bincang tentang potensi batubara yang ada di Muratara, dan bupati juga menegaskan PT SRG untuk dapat memperhatikan jalan dan masyarakat supaya bisa meningkatkan tenaga kerja Lokal/Asli Kabuoaten Muratara demi meningkatkan Ekonomi masyarakat Muratara umumnya.
“Perlu diketahui selaku pemasok/vendor dari PT. Semen Padang membeli batubara dari Triaryani dan bekerjasma dengan perusahaan lokal yaitu PT SRG untuk hauling ke stockpile nibung.
Nah untuk permasalah perbaikan jalan itupun dari pihak PT Semen padang tidak tau sama sekali, mereka hanya menerima batubara di pabrik semen padang tidak membeli secara langsung ke Muratara dan itu adalah inisiatif PT SRG saja selaku perusahaan yang bekerjasama dengan PT MASP dengan melakukan perbaikan jalan, agar masyarakat yang mau melintas tidak tergangu dengan kondisi jalan diperbaiki,”jelas Abdullah.
Selanjutnya, atas kesalah fahaman ini, kita berharap kedepanya Perusahaan Lokal PT. SRG dalam hal ini dapat memberikan support kepada kami untuk memperlancar mengangkut batu bara ke Stockpile Nibung, mudah-mudahan PT SRG kedepan akan memberikan dampak baikan bagi warga Muratara, demi wujudkan Muratara lebih maju dan menyambut perubahan bagi warga. (Indra)
























