Satu Tahun Dalam Pelarian DPO Kasus 365 KUHP Berhasil Dilumpuhkan Team SW Polres OKU Timur

Spread the love

Metrosumsel.com, OKU Timur.

Setelah Setahun menjadi buruan polisi (DPO) Danil (27), warga Desa Bantan Pelita, Kecamatan BP Peliung, Kabupaten OKU Timur terhenti setelah sebutir timah panas Tim Shadow Walet menembus kakinya karena mencoba kabur dari kejaran Polisi, Rabu (20/5/2020) 10.00 WIB.

Penangkapan tersebut diperkuat berdasarkan Laporan Polisi tertuang dalam LP-B/04/VII/2019/SUMSEL/OKUT/Sek BBP,tanggal 29 Juli 2019 dengan korban Endi (46), warga Perum Kibai Permai blok J Batu Kuning, Kecamatan Baturaja Timur provinsi Sumsel.

Informasi yang di himpun dari pihak kepolisian, kejadian perampokan itu terjadi Senin (29/7/2019) lalu sekitar pukul 5.15 WIB.

saat itu korban bernama Endi(46) bersama rekan nya (saksi)hendak kembali ke Baturaja dari mengantarkan semen di Belitang BK II melintasi jalan komering Desa Bantan Pelita, Kecamatan BP Peliung.
Saat itu korban melihat satu unit sepeda motor beat warna merah dan dua tersangka sedang berdiri dipinggir jalan dengan memegang senapan burung laras panjang.

“Setelah korban melintas para pelaku mengikuti korban, kemudian memepet mobil dan menghentikan laju kendaraan korban,” kata Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya SH.S.ik melalui Kasubbag Humas polres okut, IPTU Yuli, Kamis (21/5/2020).

Setelah mobil korban dihentikan kata Kasubag, salah satu tersangka turun sambil membawa senapan burung dan menghampiri korban, kemudian meminta korban untuk menyerahkan uang sejumlah Rp2,7 juta.

Setelah merampas uang, tersangka juga menodongkan senapan burung ke arah korban. Akibat kejadian tersebut korban melapor ke Polsek BP Peliung guna penyelidikan lebih lanjut,” jelasnya.

Setahun menjadi buronan, akhirnya keberadaan tersangka mulai terendus polisi berkat informasi dari masyarakat.

“Saat akan dilakukan penangkapan, tersangka berusaha untuk kabur dan melakukan perlawanan,” ucapnya.

Melihat reaksi tersangka, Tim Opsnal Shadow Walet Polres OKU Timur kemudian melakukan tindakkan tegas dan terukur.

“Karena mengancam nyawa anggota, akhirnya Team terpaksa melumpuhkan tersangka dengan sebutir timah panas bersarang di kakinya,” ucap nya(AMS)


Spread the love

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here