Martapura, –Pemeerintah kabupaten OKU Timur provinsi sumsel melalui Dinas pekerjaan umum dan tata ruang(PUTR) Kabupaten langsung merespon cepat apa yang di keluhkan masyarakat desa tanjung kemala barat di Rt02/rw04 dusun tebing gajah mati selama ini khususnya para petani , dengan bukti nyata di kerjakan pengerukan anak sungai jembatan 3 yang selama ini sudah dangkal (Normalisasi).
Di ketahui anak sungai tersebut membentang di sisi kiri dan kanan persawahan para petani yang ada di dusun tebing gajah mati.
Pengerukan anak sungai ini dengan tujuan agar air sungai dapat mengalir keluar dengan cepat kemuara sungai komering saat terjadinya peluapan di anak sungai jembatan 3, hingga nantinya tidak terjadinya dampak banjir.
Salah Seorang Petani warga sekitar Eko(34) saat kita bincangi mengatakan pada kamis 7/7/2022″ bahwa memang dampak pedangkalan anak sungai jembatan 3 selama ini membuat permasalahan para petani di sini mas,ujar eko.
bagai mana tidak bila hujan turun selama 3 sampai 4 jam saja baik itu lahan persawahan maupun perkebunan jagung yang ada di sekitar bantaran sungai di pastikan di rendam air bahkan persawahan terlihat seperti lautan lepas” jelas petani eko
alhamdulilah keluhan kami di jawab dan di respon cepat oleh pemkab melalui dinas PUTR kabupaten, saya sendiri atas nama warga dan petani di sini sangat berterima kasih pada bupati dan kadin PUTR mas” atas di Realisasi kannya pengerukan anak sungai jembatan 3.
Apresiasi saya selaku warga, kepada pemkab dan dinas PUTR OKU Timur “saya ucapkan setinggi-tingginya .
Setelah selesai pengerukan sungai nanti insya allah keluhan kami sudah bisa teratasi, air hujan sudah dapat mengalir dengan lancar keluar ke muara sungai komering, tutup eko.(Adi)

























