
PALEMBANG, Metrosumsel.com — Eni Yulansari (16) siswi kelas X SMA Negeri 10 Palembang, sempat meninggalkan surat kepada teman dan tetangganya. Hal ini diungkapkan Mauladi (55) pemilik kosan tempat korban mengontrak saat ditemui Kamis (10/1).
Menurut pemilik kontrakan itu, korban pun sempat meninggalkan surat kepada tetangga dan temannya. Namun, ia tidak bisa memastikan apa isi dari surat tersebut.
”Saya tidak tahu surat itu dimana, saya pernah baca sepintas saja karena dia menulis surat pakai bahasa komering jadi saya kurang mengerti. Tapi intinya dalam surat itu “saya sudah tidak tahan,” Ujar Bapak kos tersebut.
Menurut Mauladi, jika hari senin lalu korban masih berada di kontrakannya yang berada di Jalan Srijaya Lorong Hasan AS kecamatan ilir barat I Palembang.
“Senin korban minta antar kawan kontrakan ke lorong kolam, dari sana korban turun pesan grab car. Kemudian saat dilacak korban minta turun di ampera. Saat disanalah kita sudah tidak tahu lagi korban dimana,” Ujarnya.
Sementara, ayah korban yakni Dison, Warga Muara Dua Kisam Kabupaten Oku Selatan, enggan berbicara banyak terkait musibah yang menimpanya.
”Eni anak pertama dari dua saudara. Saya hanya datang dari kampung karena tadi pagi mendapat kabar saja,” tukasnya.
Diketahui, Saat ini korban sedang berada di Rumah sakit Bhayangkara Palembang dan sudah dilakukan pemeriksaan luar. Dari hasil pemeriksaan dokter menyimpulkan bahwa korban meninggal murni akibat bunuh diri.
“Sudah dilakukan pemeriksaan luar saja. Diduga korban murni bunuh diri karena tidak ada kekerasan yang kita temukan ditubuhnya,” Ujar Indra selaku Dokter Forensik Palembang saat di konfirmasi.
*Tim Liputan































