Metro Sumsel,Com.OKU Timur
Hm.Kholid Mawardi.S.sos.Msi Bupati OKU Timur menghimbau Kepada Para Petani Khusus Sawah Yang Di Aliri Air Irigasi Untuk Tidak Tanam Padi Tiga Kali, Himbauan Ini Di lakukan Setelah Banyak Nya Tanaman Padi terserang Hama Wereng dan Para Petani Gagal Panen.
Tahun Ini adalah Tanam Palawija Tidak Ada Tanam Padi Tiga kali, Dan Irigasi Mulai September mendatang Di Tutup , Hama Wereng Akan Mati secara Perlahan Andai Tanah Persawahan Mulai Kering, Tanah Yang Kering Nanti nya di Ganti dengan Tanaman Palawija Siklus Wereng Akan Mati Dengan Sendiri Nya , Kata Bupati (30/07/2019).
Masih Di katakan Bupati, Sebagai Ganti Nya Pemerintah Daerah OKU Timur Memberikan Bantuan Stimulan Berupa Bibit Jagung Seluas 200 Hektar Setara Dengan Nilai Rupiah 200 Juta Dan 2000 Hektar Senilai 400 Juta Bantuan Dari Pemerintah Pusat.
Program Yang Akan Di lakukan Ini untuk Menggairah kan Kembali Tanaman Palawija Seperti Tanaman Jagung, Untuk memutuskan Siklus Hama Wereng ” Tambah Nya.
Dalam Mendukung Program Ini Pemerintah Daerah Aksn Menutup Saluran Irigasi Pada Bulan September Mendatang Sehingga Persawahan Akan Kering Dan Di Anjur kan Tanaman Di Rubah Menjadi Tanaman Palawija.
Penutupan Saluran Irigasi Ini telah Di sosialisasikan Dari Jauh-Jauh Hari Karena Pada waktu Bulan September Akan Ada perbaikan saluran Irigasi .
Kesempatan Itu Juga Kepala Dinas Pertanian OKU Timur Sujarwanto Menjelas kan , Bantuan Bibit Jagung Sebanyak 200 hektar Dari Pemerintah Daerah Telah Di ajukan Dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD)Perubahan OKU Timur , Dan Akan Kita Bagikan pada Para Petani Dalam Kurun Waktu Dekat Ini Bersamaan Dengan Di Tutup Nya Saluran Irigasi September Mendatang, Jelas Nya.
Bantuan Bibit Jagung Ini Sipat Nya Stimulan , Tidak Seluruh Petani Mendapat kan Bibit Tersebut Karena Anggaran Terbatas, Tujuan Nya Agar Dengan Sendiri Nya para Petani Beralih Menanam Palawija Di Lahan Persawahan Yang Sudah Kering Untuk Memutus Siklus Wereng , Sipat Hama Wereng Itu menempel Di Padi , Jadi jika Tidak ada Tanaman Padi Tentu Hama Wereng Tersebut Dengan Sendiri Nya Akan Mati, Tutup Nya.
Penulis : Adi Kabiro OKU Timur.

























