
BANYUASIN, Metrosumsel.com — Dengan nada tinggi dan emosi oknum Polisi Pamong Praja yang bertugas Kabupaten Banyuasin berinisial A mendatangi Sekretariat PWI Banyuasin, Selasa (29/10) sore, bersama seorang remaja.
Diketahui kedatangannyauntuk mempertanyakan foto sepasang remaja yang di ambil wartawan di area kolam renang perkantoran pemerintah Kabupaten Banyuasin.
“Siape wartawan yang makai motor biru ngambek foto budak due di kolam retensi depan kantor Bupati tadi,” tanya A di depan sekretariat PWI Kabupaten Banyuasin, menggunakan logat daerah.
“Kalu duduk berduaan bae di kolam dak boleh, masih banyak diluar sane yang berduan ngape kateg larangan jugo. Ngape harus kami yang di nasehati, diluar sana banyak yang cak itu, ngapo idak dilarang, kami malu,” imbuhnya.
Armadi salah seorang wartawan yang berada di sekretariat PWI Banyuasin mengatakan, tindakan yang dilakukan oknum pol pp tidak mencerminkan sebagai petugas yang mengayomi masyarakat, sopan santun dan tata krama seorang aparatur pemerintah tidak seperti itu.
Jika memang mau konfirmasi, setidaknya masuk dan punya tata yang baik dan belaku sopan, bukan datang dan marah-marah,” kata Armadi.
“Kami kaget tiba-tiba ada oknum Pol PP bersama seorang remaja datang masuk keruangan kantor PWI tanpa salam maupun permisi, langsung membentak dan bertanya soal foto remaja berduan di kolam retensi depan kantor Bupati,” katanya.
“Kami berharap kasat Pol PP Kabupaten Banyuasin dapat memberikan teguran kepada bawahannya yang kami nilai kurang sopan dan tidak beretika, saat mengunjungi sekretariat PWI Banyuasin ini,” tambahnya.
Sebelumnya berdasar keterangan wartawan lainnya, pengambilan foto dilakukan di area kolam retensi kepada sepasang remaja yang tengah asik bercerita serta memberikan nasehat kedua remaja tersebut dan memberi tahu kalau ada larangan dari pemerintah berduaan yang bukan muhrim di lingkungan kolam tersebut.

























