OKU Timur | Pemerintah Kabupaten OKU Timur melalui Dinas Sosial (Dinsos) kembali menyerahkan bantuan sembako untuk dampak inflasi, berupa alat bantu disabilitas dan bantuan usaha ekonomi produktif (UEP), bagi masyarakat miskin prasejahtera.
Dalam laporannya, kepala Dinas Sosial, Hanafi mengatakan, penyerahan bantuan ini merupakan dasar kegiatan instruksi presiden Nomor 4 Tahun 2022 tentang percepatan penghapusan kemiskinan ekstrim serta keputusan Bupati OKU Timur Nomor 203 tahun 2023.
”Untuk bantuan sosial sembako sebanyak 1000 orang, bantuan alat bantu disabilitas sebanyak 27 orang dan bantuan usaha ekonomi produktif sebanyak 105 orang di zona satu ini,” kata Hanafi, Sabtu (29/7/2023).
Hanafi menjelaskan, dalam zona satu tersebut terdiri dari lima Kecamatan yaitu, Martapura, Bunga Mayang, Jayapura, BP Pliung dan BP Bangsa Raja yang berpusat di Taman Tani Merdeka.
”Adapun tujuan kegiatan ini adalah pembelaan masyarakat dengan memberikan bantuan sosial dan usaha untuk dapat mendorong masyarakat miskin serta penyandang disabilitas agar bisa berusaha untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari sehingga akan terwujudnya keperluan sosial masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati OKU Timur, Ir H Lanosin Hamzah mengatakan, bantuan ini menggunakan anggaran dari Dana Insentif Daerah (DID) yang didapatkan dari prestasi-prestasi yang telah di raih oleh Kabupaten OKU Timur.
”Sembako ini untuk diperuntukkan di kelurahan saja, karena di desa sudah ada anggaran sendiri. Bantun ini diserahkan kepada masyarakat yang membutuhkan dan masyarakat prasejahtera,” katanya.
Terlebih, Bupati menerangkan bantuan ini diserahkan dengan tujuan untuk mengatasi inflasi yang naik dan mengatasi konflik yang dapat dan ti
dak dapat.
”Semoga dengan adanya bantuan ini, insya allah perdamaian akan tercipta, OKU Timur sejahtera maju lebih mulia,” pungkasnya.
Penulis: Delviero Reaynaldo

































