OKU Timur | Penjabat Gubernur Sumatera Selatan, DR Drs H Agus Fahtoni Msi melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke daerah Kabupaten OKU Timur, bertempat di Balai Rakyat Setda OKU Timur. Jum’at, 3 November 2023 malam.
Dalam sambutannya, DR Drs H Agus Fahtoni Msi mengatakan, kunjungannya ke Kabupaten OKU Timur bertujuan untuk menjalin silaturahmi dan berkenalan, setelah dirinya dilantik oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian.
“Tak Kenal Maka Tak Sayang. Silaturahmi ini sangat penting, sebab kita akan menghadapi berbagai tantangan di Sumatera Selatan, dalam memecahkan dan melewati tantangan itu tonggaknya ada pada Kabupaten/Kota di Sumatera Selatan,” ujarnya.
Kemudian, Drs H Agus Fatoni mengungkapkan, bahwa dirinya mempunyai kedekatan emosional dengan Kabupaten OKU Timur. Sebab dirinya lahir dan dibesarkan di Kabupaten Waykan, Lampung, yang bersebelahan dengan OKU Timur.
Bahkan, ia menceritakan kala itu jika mau ke pusat Provinsi Lampung, beliau harus melewati Sumatera Selatan terlebih dahulu.
Lebih lanjut, ia juga mengapresiasi atas prestasi-prestasi membanggakan yang diperoleh Bupati OKU Timur dalam kurun waktu 3 tahun terakhir. Ia mengutarakan bahwa OKU Timur memiliki kemajuan yang pesat dimulai sejak pemekaran dari Kabupaten OKU.
“Dalam waktu singkat yang diberikan ini, mari kita bersama-sama menjalankan program-program yang ada dan menuntaskannya dengan baik. Sinergitas pemerintah Kabupaten/Kota dengan pemerintah Provinsi sangat diperlukan terutama dalam penanganan kasus-kasus seperti Karhutla, Stunting dan lain sebagainya,” imbaunya mengakhiri kata sambutan.
Selain itu, Dalam Kunkernya DR Drs H Agus Fahtoni Msi bersama istrinya Anggar Pramudiani Widyaningtiyas, S.Sos, MSi tak lupa menerima Adok atau Jajuluk dari Ketua Pembina Lembaga Adat OKU Timur, H Leo Budi Rachmadi.
Adapun Adok atau Jajuluk yang diterima DR Drs H Agus Fahtoni Msi adalah Suttan Mangku Residen. Sedangkan Istrinya Anggar Pramudiani Widyaningtiyas, S.Sos, MSi adalah Ratu Tutukan Warga.
Penjabat Gubernur Sumatera Selatan, DR Drs H Agus Fahtoni Msi saat diwawancarai usai selesai mengikuti acara mengaku sangat bangga dan berterimakasih atas Adok atau Jajuluk yang diberikan kepada dirinya dan sang Istri.
Menurutnya, gelar Adat komering tersebut merupakan suatu kehormatan bagi setiap orang yang menerima Adok itu sendiri.
“Iya gelar Adat merupakan suatu kehormatan, selain itu bagi yang diberikan gelar Adat harus bisa menjaganya dan ini suatu kehormatan dan kebanggaan,” tutupnya.
Penulis: Delviero Reaynaldo




























