
PALEMBANG, Metrosumsel.com — Panggung politik memang memiliki daya tarik tersendiri sebagaian masyarakat. Politik Indonesia tidak pernah sepi dari hinggar binggar dinamika yang menyertainya.
Dalamalam demokrasi siapa pun mempunyai hak untuk berekspresi tanpa terkecuali, tanpa adanya larangan untuk turun dalam dunia politik.
Marni salah satunya, single perent yang keseharian menggeluti bisnis kuliner sejak lima tahun belakangan turun gelanggang beralih masuk kedunia politik.
DikediamanyaMarni menyampaikan, ketertarikannya terjun ke dunia politik, dilatar belakangi kerapnya menyampaikan aspirasi yang tidak didengar sang wakil rakyat.
“Keinginan turun kedunia politik, sebenarnya sederhana, saya yang bergelut di dunia bisnis kuliner, kerap menyampaikan aspirasi kepada anggota dewan perwakilan rakyat, namun aspirasi yang disampaikan tidak jua mendapatkan respon. Sehingga saya berkeyakinan harus turun sendiri ke gelanggang politik, agar suara rakyat kecil dapat didengar,” kata Marni, dijumpai Metrosumsel.com, dikediamannya di Jl. Mayoe Salim Batubara No298 B1, Kelurahan Sekip Ujung, Kecamatan Kemung Palembang, Jumat (04/01/19).
Memilih partai Perindo besutan Hary Tanoesoedibjo, di pemilu pileg 2019, Marni yang pernah bekerja di Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Luar Negeri maju sebagai calon legislatip DPRD Kota Palembang Dapil II (Kecamatan Alang Lebar, Sukarami dan Kecamatan Kemuning), dangan nomor urut 8.
Memantapkan langkah sebagai calon anggota legislatip kota Palembang, Marni ibu duo orang anak ini, kerap terlibat dalam sejumlah kegiatan sosial ditengah masyarakat.
“Kemerin kami meningdaklanjuti laporan masyarakat di Kelurahan D.II Kecamatan Kemuning, Rescue perindo dan pengurus Partai Partai Perindo Kota Palembang melakukan Fogging, program pemberantasan demam berdarah di Jalan Lebak Mulyo RT 03, 04, 22, 25 dan 27 dan Jalan PelitaLorong Ali Akif Kelurahan D.II Kecamatan Kemuning. Ada sekitar 500 KK disana yang kita lakukan pemogingan,” ungkap Marni.
“Memang kawasan itu rentan terkena banjir mengakibatkan masyarakat terserang demam berdara. Disana kami mendapat 3 orang masyarakat korban nyamuk demam berdarah,” terangnya.
DitahunPolitik ini, Marni pun berharap masyarakat dapat bijak dalam menentukan pemimpin atau wakil rakyat yang akan dipilih pada 17 April 2019 mendatang. Terkait kegiatan sosialnya pun diakui sebagai bentuk simpatik dan rasa kemanusiaan yang peduli terhadap sesama mahluk sosial.
































