PALEMBANG, Metrosumsel.com — Potret buram sekolah rusak membuat Dinas Pendidikan Kota Palembang terus berupaya agar sekolah rusak di Bumi Sriwijaya baik tingkat Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP) dapat dituntaskan.

Bahkan, Dinas Pendidikan Kota Palembang menargetkan tiga tahun mendatang tak ada lagi sekolah rusak di Kota Palembang. Demikian dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang Ahmad Zulinto, Senin 24 Juni 2019.
“Kami memang menetapkan bahwa tahun 2022 bisa clear. Tapi ini tetap menyesuaikan anggaran,”ujar Zulinto.
Zulinto yang pekan lalu kembali dilantik menjadi Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang ini berkomitmen bahwa akan terus berupaya agar sekolah rusak bisa tuntas secepat mungkin sesuai dengan target yang ditetapkan.
“Jika anggaran berjalan secara stabil mungkin ini bisa capai target. Kalau pun tidak kita saat ini sedang mencari dana di pusat,”jelas.
Ia mengaku dengan berbagai upaya ini diharapkan bukan hanya soal sekolah rusak tapi juga pembangunan atau penambahan ruang kelas yang saat ini memang masih dibutuhkan. Baik itu jenjang SD maupun SMP.
“Jadi kita ajukan dana ke pusat melaluo dana revitalisasi dan rehibalitasi besar-besaran di pusat dan kami sudah ajukan ini ke kementerian. Kalau ini dikabulkan tentu ini mampu mempercepat pembangunan sekolah di Kota Palembang,”urainya.
Menurutnya, dampak belum maksimalnya ruang kelas dan juga gedung membuat sistem zonasi tak berjalan 100 persen. “Makanya ini kemarin kita langsung kami sampaikan ke Pak Menteri (Mendikbud-red) bahwa kita belum bisa melakukan zonasi 100 persen karena kurang nya ruang kelas,”jelas dia.
Namun demikian, menurut Zulinto seiring target 2022 mendatang, setiap tahun akan ada pembangunan berdasarkan anggaran yang diterima oleh Dinas Pendidikan dari Pemerintah Kota Palembang.
Laporan : Muhammad Maulana
Sumber *net
































