PALEMBANG — Edi Ariyansyah resmi dipercaya memimpin Karang Taruna Kabupaten Banyuasin periode 2026-2031 setelah terpilih secara aklamasi dalam Temu Karya Karang Taruna (TKKT) Kabupaten Banyuasin yang digelar di Sekretariat Karang Taruna Provinsi Sumatera Selatan, Sabtu (24/1/2026).
Edi ditetapkan sebagai ketua terpilih oleh pimpinan sidang pleno yang dipimpin Kms Umar Jayanegara. Dalam proses pemilihan, tidak terdapat calon lain yang mendaftarkan diri sehingga sidang pleno menetapkan Edi Ariyansyah sebagai Ketua Karang Taruna Kabupaten Banyuasin periode 2026-2031 secara aklamasi.
Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Edi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pengurus Karang Taruna tingkat kecamatan serta pengurus Karang Taruna Provinsi Sumatera Selatan yang telah memberikan kepercayaan kepadanya.
“Pertama saya ucapkan terima kasih kepada kawan-kawan pengurus Karang Taruna kecamatan dan pengurus provinsi yang telah hadir serta mempercayakan kepengurusan Karang Taruna Banyuasin masa bakti 2026-2031 ini. Saya juga berterima kasih kepada panitia yang telah berupaya menyukseskan TKKT ini di tengah keterbatasan yang ada,” kata Edi.
Ia menyebut, kepercayaan tersebut menjadi amanah sekaligus tanggung jawab besar untuk membawa organisasi kepemudaan tersebut semakin maju dan berkontribusi bagi masyarakat di Kabupaten Banyuasin.
Sebagai langkah awal, Edi mengatakan pihaknya akan segera menyusun struktur kepengurusan serta menyelesaikan berbagai administrasi yang diperlukan untuk selanjutnya diajukan kepada pengurus pusat.
“Tentunya ini menjadi tanggung jawab baru bagi saya untuk memajukan organisasi kepemudaan Karang Taruna di Kabupaten Banyuasin. Kami akan segera menyusun kepengurusan dan melengkapi administrasi untuk diajukan ke pengurus pusat,” ujarnya.
Selain itu, Edi juga akan menunggu arahan dari Karang Taruna Provinsi Sumatera Selatan terkait pelaksanaan pelantikan pengurus Karang Taruna Banyuasin periode 2026-2031.
“Kami juga menunggu instruksi dan arahan dari Karang Taruna Provinsi agar pelantikan dapat segera dilaksanakan,” tambahnya.
Edi menegaskan, pembenahan organisasi tidak hanya dilakukan di tingkat kabupaten. Pihaknya juga akan segera membangun komunikasi dengan pemerintah daerah dan pengurus Karang Taruna di tingkat kecamatan.
Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat pembentukan kepengurusan definitif di tingkat kecamatan. Sebab, menurut Edi, sebagian besar kepengurusan Karang Taruna kecamatan di Banyuasin saat ini masih berstatus caretaker.
“Kami akan membangun komunikasi dengan pemerintah daerah dan kecamatan untuk menyelesaikan pembentukan kepengurusan di tingkat kecamatan. Saat ini hampir seluruhnya masih berstatus caretaker dan harus segera kita definitifkan,” pungkasnya.(Rill)
























