MURATARA, –Hari pertama pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 bagi para pekerja media di Kabupaten Musi Rawas Utara,
Meskipun Cuaca ,sedang diguyuri hujan Jumat (12/3/2021) pagi, Namun itu tidak menyurutkan semangat sejumlah pekerja media untuk mengikuti vaksinasi Covid-19.
Dari 23 orang yang terdaftar akan mengikuti, hanya ada 12 orang yang hadir guna mendapatkan vaksinasi covid-19.12 orang wartawan hadir yang mendatangi Pukesmas Rupit.
Salah satu wartawan CogaNews dan Ketua Ikatan Wartawan Online (Iwo) Aan Jumadi mengatakan awal pertamanya akan dilakukan vaksinasi sempat merasa gugup saat pemeriksaan Kesehatannya Cetus Ia,Jumat (12/03/2021)
“Karena ini pengalaman pertama, jadi kita sempat gugup kepada pada saat skrining petugas akan memeriksa suhu tubuh dan tekanan darah.
Kemudian setelah data tersebut dicatat, petugas mulai menanyakan beberapa pertanyaan terkait riwayat kesehatan.
Pertanyaan tersebut di antaranya apakah pernah batuk, demam, atau sesak napas dalam tiga hari terakhir? Apakah pernah punya riwayat kontak erat dengan penderita covid? Apakah pernah punya riwayat sakit di organ pencernaaan yang parah “Jelasnya.
Ia berpesan kepada Masyarakat, untuk tidak takut apabilan nanti akan dilakukan vaksin. Karena vaksin sendiri halal, dan tidak berbahaya.
“Semoga dengan divaksin ini, insyallah Bisa menangkal virus covid-19 serta kehidupan bisa kembali normal lagi,”tutupnya Aan.
Sementara yang bertugas di Puskesmas Rupit dr Nina Pajri, mengatakan tujuan dilakukan vaksinasi sendiri untuk mencegah Covid-19.dijelaskan ia, memasukan kuman Covid-19 yang telah dia makan agar menjadi imun tubuh didalam tubuh.
Nanti kalau tubuh terkena Covid-19, tubuh sudah bisa berkenalan dengan kuman Covid-19.supaya mencegah penyebaran Covid-19 dan yang kedua untuk membuat kekebalan tubuh,”kata dr. Nina Pajri.
Dijelaskan ia, penyuntikan vaksin sendiri dilakukan sebanyak dua kali, penyuntikan vaksin yang kedua akan dilakukan setelah 14 hari setelah suntikan pertama, Penyutikan dua kali dengan interval dua minggu,”ujarnya.
Usai dilakukan vaksinasi peserta akan mendapatkan sertifikat yang dikirim melalui sms ke nomor telepon yang didaftar. Kalau untuk sekarang terang ia, sertifikat itu, sebagai bukti bahwa sudah mendapatkan vaksin.
Memang, kemarin mempunyai wacana, apabila sudah mendapatkan sertifikat vaksin, maka untuk perjalanan jauh menggunakan tranportasi udara dan darat tidak perlu lagi dilakukan swab ataupun rapid.
“Tapi itu belum disahkan, karena untuk sekarang juga, walaupun sudah divaksin kita harus tetap jaga jarak dan mematuhi protokol kesehatan,”ungkap ia.
Karena dijelaskan ia, imun tubuh baru terbentuk setelah dua sampai tiga minggu. Nanti vaksinasi ini, akan dilakukan juga kepada masyarajat.
Untuk itu dr. Nina berpesan kepada Masyarakat jangan takut untuk dilakukan vaksin, sebab bila tubuh sudah di vaksin Insyallah semua akan aman dari virus Covid-19 “Terang Nina, (Ar)
























