Lakukan Pencabulan Anak di Bawah Umur, Warga BP Peliung Ditangkap Polisi

Metrosumsel.com, OKU Timur, – Kepolisian Resort Ogan Komering Ulu Timur (OKUT) Provinsi Sumatera Selatan Melalui Tim Resmob Polres OKU Timur Menangkap FB Warga Kecamatan Buay Pemuka Peliung Sabtu (16/1/2021),atas kasus tindak pidana pencabulan Anak di bawah umur Melanggar pasal 82 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 Atas Perubahan UU RI Nomor 24 tahun 2002 Tentang perlindungan Anak dan Perempuan

Pelaku melakukan tindak pidana pencabulan Anak di bawah umur terhadap korban sebut saja Mawar(Nama Samaran) berumur 7 tahun .

Dengan laporan Polisi tertuang dengan Nomor : LP-B/84/XII/2020/Sumsel/OKUT Tertanggal 12 Desember 2020.

Informasi kepolisian Menerangkan, kejadian Berawal Di Sebuah Pondok Kebun Duku Pada hari Sabtu (12/12/2020) tahun lalu sekira pukul 12.30 Wib, Kejadian pun terungkap pada saat korban bercerita dengan orang tuanya. D!mana saat itu tersangka bertemu dengan korban, lalu Pelaku Mengajak korban untuk mencari buah mangga di kebun.

“Sesampai di kebun, korban pun di bawa masuk ke sebuah pondok. Di sana tersangka mengancam korban mengunakan senjata tajam berupa sebilah pisau. Selanjut nya tersangka pun melakukan pencabulan terhadap korban,” terang Kapolres OKU Timur AKBP. Dalizon.S.ik.MH melalui Kasat Reskrim AKP.I.Putu Suryawan.S.ik.SH didampingi Kasubbag Humas Polres OKU Timur IPTU. Edi Arianto.

Lanjut Kasubbaq, Atas kejadian tersebut korban saat ini mengalami trauma yang mendalam.

Tidak terima dengan kejadian itu, Maka orang tua korban pun melaporkan kejadian ke Polres OKU Timur.

Dari Informasi atas kejadian tersebut, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres OKU Timur melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Dari hasil penyidikan DItemukan bukti permulaan yang cukup dan Anggota kita pun langsung melakukan penangkapan terhadap Pelaku FB. Tersangka pelaku kita tangkap di Rumahnya tanpa adanya perlawanan,” pungkasnya. (Rilis)

Like & Share :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *