MURATARA, – Kegiatan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tingkat Kabupaten Muratara Musi Rawas Utara (Muratara) Tahun 2020-2026, di Lantai II kantor BPKAD Muratara dan dihadir langsung oleh, Wabup Muratara, H. Inayatullah , SKPD, Plt Kepala Bappenda, Suharto Pati,perwakilan polres, Dandim, Camat,serta seluruh Kepala OPD dan undangan, Rabu (30/6/2021).
Plt Kepala Bappenda Kabupaten Muratara, Suharto Pati Melalui Tasman Sekretaris Babpenda selaku ketua panitia mengatakan kegiatan ini kita laksanakan secara terbatas, karena masih dalam suasana Covid-19. 29 ikut secara fektual dan 30 hadir secara langsung.
Pelaksanaan RPJMD ini didasari, UU Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tatacara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 Tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian Dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah,” ungkap Tasman pada saat menyampaikan kata sambutan, katanya.
Lanjutnya tujuan Musrenbang RPJMD ini sebagai untuk penajaman, penyelarasan, klarifikasi terhadap tujuan, sasaran, Strategi, arah kebijakan dan program pembangunan Daerah yang telah dirumuskan dalam rancangan awal RPJMD, agar mendapatkan masukan untuk kesempurnaan rancangan awal RPJMD yang memuat misi, tujuan, sasaran, arah kebijakan, serta prioritas pembangunan daerah berdasarkan fungsi OPD dimasing-masing.
“Kita berharap dari penyelenggaraan Musrenbang Kabupaten ini adanya Kesepakatan terhadap Visi-Misi, Tujuan dan Sasaran RPJMD Kabupaten Muratara, serta Strategi dan Arah Kebijakan RPJMD Kabupaten Muratara.
Musrenbang RPJMD Kabupaten Muratara Tahun 2021-2026 dilaksanakan pada hari Rabu, 30 Juni 2021 mulai pukul 10.00 WIB sampai dengan selesai di Ruang Rapat Lantai II Gedung BPKAD Kabupaten Muratara.
“Peserta Musrenbang RPJMD ini, dilaksanakan peserta terbatas karena masih dalam kondisi Pandemi dan memperhatikan protokol kesehatan, yang terdiri dari unsur DPRD Kabupaten Muratara, Instansi vertikal, OPD di lingkungan Kabupaten Muratara, Camat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, dan unsur lainnya diikuti lebih kurang 70 peserta baik yang secara langsung hadir di ruangan ini, maupun melalui virtual meeting,”jelasnya
Selanjutnya, untuk pemateri kita ambil dari Bappeda Provinsi Sumsel, yang diwakili oleh Kepala Bidang Pengendalian, Evaluasi dan Perencanaan Strategis, Bapak Hari Wibawa,Rektor Universitas Mura, Mulyana, tentang Strategi Pemulihan Ekonomi Daerah dan Alternatif Pembiayaan Pembangunan Daerah, tindak lanjut kesepakatan Musrenbang RPJMD sebagai penyempurnaan Rancangan Akhir RPJMD sesuai dengan saran, masukan dan kesepakatan hasil Musrenbang RPJMD, Rancangan Akhir RPJMD akan dimuat dalam Rancangan Peraturan Daerah tentang RPJMD, yang selanjutnya akan sampaikan kepada DPRD untuk dibahas dalam rangka memperoleh persetujuan bersama DPRD dan Kepala Daerah terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang RPJMD, serta Bersamaan dengan penyempurnan rancangan akhir RPJMD,
“seluruh Peragkat Daerah diwajibkan untuk menyusun rancangan Renstra Perangkat Daerah, yang disinkronkan dengan rancangan RPJMD,” tutupnya.
Wabup Muratara, H. Inayatullah mengatakan tujuan Musrenbang RPJMD ini sebagai penajaman, penyelarasan, klarifikasi terhadap tujuan, sasaran, Strategi, arah kebijakan dan program pembangunan Daerah yang telah dirumuskan dalam rancangan awal serta menyemakati Visi-Misi dengan RPJMD itu sendiri . “Dengan mengucapkan bismillah RPJMD tahun 2021-2026 Resmi saya buka,” kata Wabup.
H.Devi Suhartoni Bupati Muratara melalui virtual meeting mengatakan, tahun 2021 sampai 2026 di mana untuk yang Pilkada tahun 2020 itu tetap menyusun 5 tahun yaitu 2020-2026, katanya.
Sambung Bupati Lagi, insya Allah kalau sudah selesai di dalam nasional Provinsi Sumatera Selatan semuanya ini berkorelasi disesuaikan kembali dengan keadaan daripada resional Provinsi Sumatera Selatan untuk Kabupaten.
menyusun rasional mungkin ada program-program yang bisa tercapai dimana tantangan terberat kita Kabupaten Musi Rawas Utara yaitu mengenai transfer dari pusat kita masih sangat kecil saat ini masih kembali menginventarisasi sumber-sumber tentunya dengan aturan-aturan yang ada hal ini semua Kabupaten Musi Rawas Utara benar-benar memperhatikan dan mengikatkan, Kabupaten kini berbenah Dan meletakkan dasar-dasar pembangunan yang supportnya Dari sumber alam yang melimpah.
Tumbuhnya ekonomi mikro di sekitar Kabupaten sedangkan kalau dari sumber daya kalau masih lama masih dibagi lagi bekerja dan tingginya ekonomi kita ini biasanya ada di sekitaran yaitu tambang kemudian sebagian ke daerah kecamatan sebenarnya pertumbuhan ekonomi yang paling penting.
Untuk meningkatkan ekonomi masyarakat kita masi banyak kebun karet,kebun sawit tapi yang paling penting kita tingkatkan lagi di sektor pertanian, tutupnya (Indra)
























