Metrosumsel.com, Jakarta – Kunjungan awak media yang tergabung di organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) PALI ke kantor Dewan Pers, di Jalan Kebun siri Jakarta di sambut oleh Hendry yang mewakili Dewan Pers.
Dalam sambutanya Hendry mengucapkan selamat datang kepada rombongan PWI Pali yang di komandoi oleh Adv. Nurull Fallah, SH yang juga merupakan ketua PWI Pali dua periode (Senin, 18 Maret 2018).
Hendry menjelaskan dalam pertemuan tersebut. Bahwa Dewan Pers memang sudah ada sejak jaman order lama, namun setelah order baru Dewan Pers menjadi lembaga Independen, dan keberadaan Dewan Pers itu memang sudah ada undang – undang Dasar.
Ia juga mengatakan terkait Uji Kompetensi Wartawan (UKW), harus diikuti oleh seluruh wartawan atau pegawai (staf) perusahaan media sebagai upaya, untuk meningkatkan kemampuan pewarta dalam melaksanakan tugas kejurnalistikanya. Hendry juga turut menjelaskan bahwa perusahaan media itu harus terverifikasi di Dewan Pers, karena jelas tujuanya dari Dewan Pers tersebut ingin mengembangkan perusahaan media agar bisa lebih baik dan hidup.”ungkapnya.
Bahkan dengan terverifikasinya perusahan media di Dewan Pers, maka perusahaan lebih gampang untuk bekerja sama dengan pihak lain, dan Hendry juga menambahkan bahwa Syarat wajib verifikasi perusahaan media harus berbadan hukum, penanggung jawab atau Pimpred harus utama dan ada beberapa syarat lagi yang harus dipenuhi perusahaan media, karena saat ini untuk verifikasi sangat gampang tidak perlu jauh – jauh datang ke Jakarta, cukup melalui online saja.”tutupnya.
Setelah dari Dewan Pers, rombongan pengurus serta anggota PWI Pali yang tercantum dalam SK, langsung berkunjung ke kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pusat juga di sambut oleh Atal Sembiring Depari yang merupkan ketua umum dari PWI PUSAT.
Atal Sembiring Depari atau akrab di panggil Bung Atal, sangat senang dengan kedatangan dari PWI Pali di kantor PWI pusat dan Bung Atal juga mengatakan bahwa untuk masuk pengurus PWI pusat itu tidak gampang, harus melalui berberapa tahanpan seperti harus mengikuti Uji Kompentensi Wartawan dan juga harus propesional dalam bertugas.
Bung Atal yang merupakan mantan wartawan olaraga menjelaskan bahwa, Uji Kompentensi Wartawan (UKW) itu ada 3 inti, yaitu kesadaran, udang – undang harus selalu kita patuhi dan juga kode etik harus kita pahami, Bung Atal juga menambakan bahwa kantor PWI pusat itu kantor kita semua, jangan takut untuk datang kesini, anggap saja kantor ini adalah rumah kita.”pungkasnya.
Pertemuan dari Pengurus PWI Pali yang di komandoi oleh Adv. Nurull Fallah, SH dan Harmoko Hamka sebagai Ketua dan Seketaris PWI Pali, dengan Ketua Umum PWI Pusat Atal Sembiring Depari (Bung Atal), di isi dengan beberapa tanya jawab juga saran dan masukan oleh Ketua Umum PWI pusat terhadap Jurnalis yang tergabung di PWI Pali.
Sementara itu Adv. Nurull Fallah mengatakan dengan adanya pertemuan kepada Dewan Pers dan PWI pusat, dapat menjadi tambahan ilmu untuk rekan – rekan sesama wartawan untuk meningkat kualitasnya dalam pemberitaan, dan harus kita tunjukan kecintaan terhadap sebua organisasi jangan ada dua organisasi serupa yang kita ikuti.”tegasnya.
Sedangkan Harmoko Hamka yang merupakan Sekjen PWI Pali sekaligus sebagai ketua pantia study banding, sangat berharap dengan adanya acara ini, bahwa teman – teman jurnalis di Bumi Serepat Serasan bisa mengambil ilmu dan dapat meningkatkan propeseional dalam menjalakan tugas sebagai seorang wartawan sejati.
Penulis : Rangga Saputra




























